Berita

Advertorial

Ini Panduan Pencarian Asuransi Dorman

KAMIS, 15 OKTOBER 2015 | 15:08 WIB

.Bagi yang pernah bekerja di Korea, namun belum bisa dapat uang asuransi yang belum diklaim atau asuransi Dorman, maka kini ada jalar keluarnya atau panduan penjuan asurnasi dorman.

Asuransi Dorman sendiri adalah dana yang masih tersimpan di HRD Korea dikarenakan TKI belum mengklaim asuransinya sebelum pulang ke tanah air atau TKI yang masa kerjanya telah habis tetapi tetap bekerja di Korea sehingga tidak mengklaim asuransi.

Pada bulan April 2015 Komite Pengawas Asuransi Dorman menyimpan dana Asuransi Dorman senilai sekitar 12,7 miliar.


Sementara itu, prosedur pengajuan Asuransi Dorman bisa dilakukan dengan mengkorfirmasi status pemilik asuransi  ke Call center Asuransi Wajib bagi Pekerja Asing Samsung Fire di  02-2119-2400. Atau bisa mengunjungi kantor HRD Korea, EPS Center dan BNP2TKI. 

Lalu melakukan kunjungan langsung dengan membawa fotokopi paspor atau Kartu Tanda Pengenal (KTP), buku tabungan atas nama sendiri, dan lain-lain. Penerimaan Biaya Asuransi Dorman melalui nuku tabungan atas nama sendiri

Untuk layanan Informasi bisa menghubungi nomor telepon : 021-79186012, 021-79186014, 0812-86889453. Informasi selengkapnya juga bisa melalui situs www.hrdkorea.or.kr,  www.hrdkepsid.com, atau www.bnp2tki.go.id. [ysa]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya