Berita

Hukum

Berjamaah Melawan Korupsi, Menko Luhut Dukung Gerakan Pemuda Muhammadiyah

SELASA, 13 OKTOBER 2015 | 03:31 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan mendukung Gerakan Berjamaah Melawan Korupsi yang diinisiasi Pemuda Muhammadiyah.

Menurutnya pula, pilihan pemuda Muhammadiyah melakukan pencegahan korupsi sejak dini dengan membentuk Madrasah Antikorupsi adalah langkah maju yang dilakukan organisasi kepemudaan Islam besar seperti Pemuda Mujammadiyah.

Luhut menyampaikan itu saat menerima Ketua Umum PP Pemuda Dahnil Anzar Simanjuntak di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat Senin petang (12/10). Dahnil hadir dengan didampingi sejumlah pengurus Pemuda Muhammadiyah lainnya.


Dalam kesempatan itu, Luhut mengaku mengikuti berbagai kegiatan Pemuda Muhammadiyah yang terkait dengan gerakan anti korupsi. Bahkan secara khusus, dia memuji Dahnil, tokoh utama di balik berbagai kegiatan tersebut.

"Semoga Simanjuntak ini jadi orang besar nanti," sambung Purnawirawan Jenderal Angkatan Darat ini, yang langsung diamini semua yang hadir.

Dahnil memang menjelaskan kampanye anti korupsi menjadi salah satu fokus Pemuda Muhammadiyah dalam periode 2014-2018. Madrasah Anti Korupsi yang dibentuk di sejumlah kampus di berbagai daerah ini juga sebagai sarana dakwah amar maruf nahi munkar. Pemuda Muhammadiyah konsen dalam isu itu karena meyakini Indonesia kalah dibanding dengan negara tetangga di berbagai bidang disebabkan korupsi.

Selian itu, Dahnil mempertanyakan komitmen pemerintah terkait revisi UU KPK. Dia meminta Pemerintah untuk menolak revisi UU KPK karena cenderung, bukan sekadar melemahkan tetapi juga membunuh KPK.

Mendengar hal tersebut, Luhut memastikan bahwa Pemerintah tidak akan mendukung revisi UU yang akan melemahkan lembaga KPK. Karena pihaknya justru ingin mendorong penguatan lembaga antikorupsi tersebut.

Selain itu, Luhut juga menyampaikan optimismenya terhadap perekonomian Indonesia. Dia pun mengajak Pemuda Muhammadiyah untuk mendengarkan presentasi tentang sejumlah proyek yang sedang dijalankan Pemerintah.

Tak lupa, dalam pertemuan santai tersebut, Luhut memotivasi dan meminta meminta Pemuda Muhammadiyah untuk terus menguatkan kapasitas dan kapabilitas.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya