Berita

Abdullah Rasyid /net

Politik

Para Ketum Partai Didesak Copot Semua Anggota DPR Asal Jambi

SENIN, 12 OKTOBER 2015 | 16:14 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Bencana kabut asap di Sumatera dan Kalimantan telah melumpuhkan aktivitas warga setempat. Penanganan lamban diduga lantaran bencana ini belum dinyatakan sebagai bencana nasional oleh pemerintah pusat.

Sebagian pihak menilai, status bencana ini belum ditingkatkan menjadi bencana nasional lantaran anggota dewan yang berasal dari wilayah terdampak tidak menyuarakan aspirasi rakyatnya. Salah satunya para wakil rakyat asal Jambi yang hanya diam di Senayan.

Atas alasan itu pula, Sekretaris Nasional (Seknas) Serikat Boemi Poetera Abdullah Rasyid mendesak kepada ketua umum partai politik untuk mencopot 7 anggota DPR RI dari dapil Jambi. Desakan juga disampaikan kepada 4 anggota DPD asal Jambi untu segera mengundurkan diri.


"Ini karena mereka tidak mampu menyuarakan darurat asap di tingkat nasional. Padahal asap telah melumpuhkan semua sektor kehidupan masyarakat Jambi. Asap telah memakan korban manusia, lumpuhnya Bandara Sultan Taha selama 3 bulan, kekeringan air minum masyarakat, gagal panen, dan dampak penyakit ISPA," ujar Abdullah Rasyid dalam keterangannya kepada redaksi, Senin (12/10).

Sementara itu, Ketua Yayasan Pusat Advokasi Lingkungan dan Masyarakat Yun Ilman mendorong warga Jambi agar kompak mendukung gerakan mencopot wakil rakyat yang tidak merakyat tersebut.

"Semoga semua masyarakat Jambi menginginkan hal yang sama, bersikap atas ketidakpedulian wakil rakyat dan wakil daerah asal Jambi," tandasnya. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya