Berita

rizal ramli/net

Politik

Kenaikan NJOP Bikin Kekayaan Rizal Ramli Meningkat

SENIN, 12 OKTOBER 2015 | 15:55 WIB | LAPORAN:

. Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli mengaku bahwa ada peningkatan pada jumlah harta kekayaannya dalam kurun 9 tahun terakhir. Tahun ini total harta kekayaan yang dimiliki Menteri Rizal senilai Rp 19 miliar.

Hal itu sebagaimana disampaikan Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu usai menyerahkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Penyebabnya kenaikan itu adalah nilai jual objek pajak (NJOP) dan harga tanah yang mengalami kenaikan harga.


"Total nilai pada waktu laporan (LHKPN) 2005-2006 sekitar Rp 7,3 miliar. Tetapi karena kenaikan NJOP dan kenaikan nilai harga tanah total sekarang Rp 19.120.563.000," jelas Rizal kepada wartawan di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (12/10).
 
Selain tanah, aset mantan kepala Bulog itu meliputi dua kendaraan bermotor senilai 370 juta. Termasuk koleksi 42 barang seninya yang ditaksir mencapai berharga Rp 500 juta.

"Ditambah uang tunai dan deposito masing-masing total ada Rp 1.728.000.000 dan 23.712 dolar AS," kata Rizal.

Lebih lanjut Rizal mengakui jika jumlah aset yang dimilikinya sebetulnya berkurang jika di banding terakhir melapor.

Dia menyebut ada beberapa bidang tanah yang sudah dijual beberapa tahun lalu. Sementara sejumlah perhiasan milik mendiang istri kini telah diwariskan kepada anak-anaknya.

"Jadi artinya dari jumlah aset berkurang karena dijual, tapi dari segi nilai terjadi peningkatan karena terjadi peningkatan dari nilai NJOP," demikian Rizal. [ian]

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

IPC TPK Catat Pertumbuhan Positif pada Awal Triwulan II 2026

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:10

Rekayasa Lalin di Harmoni Berlaku hingga September Imbas Proyek MRT Jakarta

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:01

Membaca Ulang Tantangan Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:59

Belum Ada Update Nasib 5 WNI yang Ditahan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:58

Cadangan Beras RI Tembus 5,37 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52

Optimisme Pemerintah Jangan Sekadar Lip Service

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:50

KSAD Tegaskan Pembubaran Nobar ‘Pesta Babi’ Atas Permintaan Pemda

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:45

Beras RI Berlimpah, Zulfikar Suhardi Harap Harga Tetap Terjangkau

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Prabowo Dijadwalkan Hadir di DPR Bahas RAPBN 2027

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Dosen Lintas Kampus Kolaborasi Dorong Perlindungan Kerja

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:15

Selengkapnya