Berita

rieke dyah pitaloka/net

Politik

Pansus Pelindo II Pintu Masuk Selamatkan Aset Negara

RABU, 07 OKTOBER 2015 | 10:31 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Keputusan DPR membentuk Panitia Khusus (Pansus) Pelindo II, melalui rapat paripurna disambut gembira politisi PDIP Rieke Dyah Pitaloka.

Ia menilai, Pansus Pelindo II bakal menjadi pintu masuk dalam membongkar berbagai indikasi penyelewengan yang merugikan negara. Termasuk untuk membenahi ketenagakerjaan di BUMN.

"Dari masalah status kerja, outsourching maupun kontrak berkepanjangan, upah, dan pemberangusan serikat pekerja," ujar Anggota Komisi IX DPR itu sebagaimana diberitakan RMOLJakarta, Rabu (7/10).


Melalui pansus itu, ia juga berharap ada kesempatan dalam menyelamatkan aset-aset nasional. Sebab, BUMN harus kembali sesuai fungsinya sebagai alat negara untuk mewujudkan keadilan sosial dan memperkuat ekonomi rakyat.

"BUMN tidak boleh dijadikan 'badan usaha bancakan', menjadi tempat aset dan uang negara dikuasai dan diatur segelintir orang untuk kepentingan diri dan kelompoknya semata," tegasnya.

Rieke berharap semua pihak mengawasi Pansus Pelindo II agar bekerja sesuai amanat konstitusi.

"Jangan sampai pansus 'masuk angin'," pungkasnya. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya