Berita

maman imanulhaq/net

Politik

Komisi VIII Segera Korek Strategi Perlindungan Anak Menteri PPPA

SENIN, 05 OKTOBER 2015 | 16:05 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kekerasan terhadap anak-anak kian memprihatinkan. Teranyar, jasad bocah perempuan 9 tahun bernama Neng ditemukan dalam kardus di Kalideres, Jakarta Barat.

Kondisi yang memprihatinkan ini disebut anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq bahwa Indonesia telah mengalami kondisi darurat terhadap kekerasan anak.

"Indonesia mengalami darurat kekerasan terhadap anak. Kita sempat berharap kasus Angeline adalah kasus terakhir. Ternyata kasus kekerasan terhadap anak adalah persoalan gunung es yang sangat mengkhawatirkan," kata Maman di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (5/10).


Sebagai langkah tindak lanjut, Maman memastikan bahwa Komisi VIII DPR akan mempertanyakan perihal tersebut kepada Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dalam sebuah rapat kerja.

"Saya akan meminta Menteri Yohana dan KPAI untuk memberi penjelasan tentang peristiwa kekerasan ini," katanya.

Kesempatan itu, nantinya juga akan digunakan Komisi VIII DPR untuk mengorek strategi yang akan diambil dalam mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.

"Harus ada gerakan masif yang sistematis untuk memerangi kekerasan terhadap anak," pungkasnya. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya