Berita

pns/net

Politik

KASN Ancam Turunkan Pangkat PNS yang Berpolitik

JUMAT, 02 OKTOBER 2015 | 15:38 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) telah mendeteksi puluhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) ikut terlibat aktif dalam mendukung salah satu pasangan di Pilkada Serentak 2015.  

Dalam temuan itu disebutkan bahwa sebagaian mereka ikut aktif mendukung pasangan tertentu karena diintervensi atasan.

KASN mewanti-wanti akan memecat atasan yang melakukan intervensi kepada bawahan untuk ikut terjun ke politik.


"Kami tegaskan, kalau sudah mempengaruhi bawahannya akan dipecat. Ini biasanya Sekda yang melakukan," kata Ketua KASN Sofian Effendi kepada wartawan di kantor kemenpan-RB, Jakarta, Jumat (2/10).

Sofian menegaskan bahwa PNS yang ikut mendukung seorang calon di Pilkada akan dikenai sanksi, mulai dari penundaan promosi, pengurangan TKD, hingga penurunan pangkat.

"Kalau yang mendukung, maka kena penundaan promosi atau penurunan pangkat," sambungnya.

Sanksi tegas ini memang pertama kali diberlakukan sepanjang sejarah pilkada berlangsung. Selama ini, laporan keterlibatan PNS hanya dikenai sanksi teguran.

"Dulu tidak sampai pada sanksi. Cuma teguran. Kalau ini sampai sanksi. Ini langkah lebih tegas," kata Sofian. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya