Berita

zulhas/net

Ketua MPR Minta Hubungan Tiongkok Ditingkatkan Secara Agresif

SELASA, 29 SEPTEMBER 2015 | 08:48 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Hubungan Indonesia dan Tiongkok telah terjalin sejak lama. Ketua MPR Zulkifli Hasan bahkan mengatakan bahwa hubungan itu terjalin sejak jaman Kerajaan Sriwijaya, Majapahit, dan masa Presiden Soekarno hingga saat ini.

Saat ini, lanjut Zulhas, hubungan keduanya sudah pada tahap comprehensif partnership strategic yang meliputi bidang budaya, politik, keamanan, dan ekonomi.

"Sekarang hubungan kedua negara mencapai puncaknya," ujarnya saat memberi sambutan dalam Hari Ulang Tahun Tiongkok ke-66 tahun, di Hotel Shangrilla, Jakarta, Senin (28/9) malam.


Zulkifli Hasan mengungkapkan dirinya baru pulang dari kunjungan ke Tiongkok. Menurutnya, Tiongkok merupakan negara hebat. Itu lantaran disebabkan negara tersebut bisa berpikir dan berperilaku maju.

Ketua umum PAN ini bahkan menyampaikan harapan agar para menteri yang hadir dalam acara itu bisa meningkatkan kerja sama dengan Tiongkok secara agresif. Sehingga hubungan kedua negara bisa terjalin erat dan saling menguntungkan.

"Selamat hari jadi Tiongkok. Semoga hubungan kedua negara penuh bermanfaat bagi kedua pihak," tandasnya. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya