Berita

Arzeti Bilbina/net

Politik

TRAGEDI MINA 2015

Saudi Perlu Batasi Jumlah Kuota Haji

JUMAT, 25 SEPTEMBER 2015 | 11:53 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Tragedi Mina yang telah menewaskan 717 jemaah haji hendaknya bisa dijadikan pelajaran bagi pemerintah Arab Saudi untuk‎ membatasi kuota jamaah haji.

Pasalnya, tragedi ini telah menunjukkan bahwa pemerintah Arab Saudi belum mampu menampung jemaah haji dalam jumlah besar.

Begitu kata anggota Komisi VIII DPR RI Arzeti Bilbina saat dihubungi sesaat lalu, Jumat (25/9).


"Kita juga perlu mengingatkan masyarakat dan mempertimbangkan aturan pembatasan naik haji. Saat ini orang kan berlomba-lomba naik haji kembali, padahal sebenarnya naik haji sekali itu sudah melengkapkan hidup kita berdasarkan Islam," ujarnya.

Arzeti berharap agar‎ jadwal keberangkatan jemaah haji diatur ulang. Sehingga, tidak terjadi kepadatan yang maksimum saat melaksanakan rangkaian ibadah haji. Hal ini juga bertujuan untuk mengantisipasi jemaah Indonesia jadi korban karena kepadatan jemaah saat berhaji

"Senin Panja Haji pulang. Nanti bersama-sama akan kita review kembali. Memang tidak ada yang sempurna dalam tiap pelaksanaan haji, tapi kita akan terus perbaiki," tukasnya. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya