Berita

mpr

Jangan Lepas Nasionalisme dalam Membangun Bangsa

JUMAT, 25 SEPTEMBER 2015 | 11:28 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ada berbagai tantangan yang dihadapi bangsa ini, baik dari dalam maupun dari luar negeri.

Tantangan dari dalam itu seperti perbedaan politik yang dibesa-besarkan, bidang hukum yang tak berkeadilan, anjloknya nilai rupiah, dan masih seringnya bentrok antar masyarakat. Sedangkan tantangan dari dalam yang dihadapi bangsa ini adalah globalisasi.

Dikatakan Wakil Ketua MPR E. E. Mangindaan, di dunia global ini pertambahan penduduk demikian melimpah. Jumlah penduduk mencapai miliaran jiwa. Ledakan pertumbuhan penduduk tersebut akan membuat dunia menghadapi tantangan berupa masalah pangan, energi, dan air bersih.


"Ketiga masalah globalisasi tersebut menimbulkan intervensi antar negara. Intervensi semakin cepat ketika ditunjang teknologi informasi yang semakin canggih," ujarnya di hadapan ratusan taruna Akademi Maritim Indonesia (AMI) di Kampus Ungu, Pulogadung, Jakarta (25/9).

Meski menghadapi tantangan yang demikian berat, Mangindaan mengatakan bahwa Indonesia masih memiliki hal-hal yang positif dan potensial. Hal yang potensial itu seperti sumber daya alam yang melimpah.

Terpenting, lanjut Mangindaan, dalam menghadapi tantangan itu rakyat Indonesia tidak melepaskan rasa nasionalisme.

"Kalau bahasa MPR adalah 4 Pilar. Kita harus tetap optimis dalam membangun bangsa," tambahnya.

Mangindaan mengingatkan agar bangsa ini tetap melihat dan mendudukan Pancasila sebagai dasar negara, filosofi, pandangan hidup, dan pemersatu. Sehingga semua tantangan bisa dilalui dengan mudah secara bersama-sama. [ian]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya