Berita

ee mangindaan/net

Seorang Pemimpin Harus Punya Mental Ideologi Kuat

JUMAT, 25 SEPTEMBER 2015 | 10:54 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Saat ini, yang melakukan sosialisasi Pancasila hanya Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI). Padahal, pada masa Orde Baru ada Badan Pembina Pendidikan Pelaksanaan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (BP7) dengan program Pedoman Penghayatan dan Pengalaman Pancasila (P4).

Atas dasar itu, Wakil Ketua MPR E. E. Mangindaan mengatakan bahwa MPR akan berusaha keras dalam memastikan 4 Pilar MPR tersosialisasi dengan baik.

"Untuk itu kami di MPR berusaha sedemikian rupa untuk mensosialisasikan 4 Pilar MPR yakni Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika," ujarnya di hadapan ratusan taruna Akademi Maritim Indonesia (AMI) di Kampus Ungu, Pulogadung, Jakarta (25/9).


Untuk lebih memasifkan sosialisasi, Mangindaan berharap agar para taruna bisa menjadi agen sosialisasi yang turut menyampaiakan nilai-nilai luhur dan konstitusi itu kepada masyarakat.

Sebagai calon pemimpin, menurut Mangindaan, tentu harus memiliki dan tahu jati diri bangsa. Seorang pemimpin seharusnya menguasai tiga hal, pertama mempunyai intelektual sesuai dengan disiplin ilmu yang diperoleh dan selanjutnya mengembangkan ilmunya itu kepada masyarakat.

"Kedua, memiliki fisik dan psikis yang sehat. Kalau tidak sehat bagaimana bisa memimpin," ujarnya.

Sementerara poin ketiga, seorang pemimpin harus memiliki mental ideologi yang kuat.

"Ketiga hal itu kalau dilakukan dengan baik, maka para taruna atau generasi muda akan menerima tongkat estafet kepemimpinan bangsa," tandasnya. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya