Berita

adhie massardi/net

Politik

Gayus Leha-leha di Restoran Sepenuhnya Kesalahan Menkumham

SELASA, 22 SEPTEMBER 2015 | 11:11 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Terpidana Korupsi Gayus Tambunan bisa menikmati santapan di sebuah restoran bukan hal yang mengagetkan. Pasalnya, narapidana bisa ke luar penjara bukan menjadi hal yang baru dan luar biasa di negeri ini.

Begitu kata Koordinator Gerakan Indonesia Bersih, Adhie Massardi dalam keterangannya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (22/9).

Menurutnya, Gayus dan napi-napi lain tidak akan bisa bebas jalan-jalan jika para penegak hukum di negeri ini bersih dari korupsi.


"Kasus Gayus cermin betapa sudah rusaknya mental para pejabat negara di negeri ini. Korupsi sudah mendarah daging," serunya.

Tidak hanya itu, Adhie juga menilai bahwa fenomena napi bisa seenaknya keluar masuk lapas ini tidak lepas dari kesalahan Menkumham Yasonna Laoly. Adhie berpendapat, Menteri Yasonna terlalu asyik bermain politik sehingga lupa akan tugasnya sebagai Menkumham, yang salah satunya menangani masalah lapas.

"Gayus Tambunan bisa leha-leha di luar lapas sepenuhnya kesalahan Yasonna Laoly. Menkumham yang satu ini kelewat asyik main politik, sehingga lalai mengontrol anak buahnya. Jadi, kenapa Gayus yang harus ditambah hukumannya?" tandas Adhie. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya