Berita

puan maharani/net

Politik

Puan: Sail Tomini, Pemicu yang Memerlukan Tindak Lanjut

SABTU, 19 SEPTEMBER 2015 | 17:09 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani meminta kepada panitia nasional Sail Tomini untuk senantiasa mengusahakan kegiatan-kegiatan yang mampu menghasilkan dampak berkelanjutan. Tujuannya, agar pasca pelaksanaan Sail Tomini, daerah tuan rumah dapat merasakan manfaat yang nyata dalam pembangunan daerah.

"Sementara kepada pihak-pihak terkait di daerah, saya perlu tekankan kembali bahwa kegiatan Sail Tomini 2015 merupakan kegiatan yang sifatnya stimulant atau pemicu, yang memerlukan tindak lanjut pemerintah dan masyarakat Parigi Moutong dan Bualemo, khususnya dan Sulawesi Tengah, serta Gorontalo pada umumnya," ujarnya, saat menyampaikan sambutan dalam acara puncak Sail Tomini di pantai Kayu Bura, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sabtu, 18/9).

Politisi PDIP itu meminta pihak-pihak di daerah untuk menyiapkan program lanjutan yang bermanfaat bagi warga. Tidak hanya itu, dia mengimbau agar infrastruktur yang sudah dibangun selalu dirawat dan dikembangkan kegunaannya.


"Siapkan juga promosi-promosi berkelanjutan, siapkan pelayanan kepariwisataan yang profesional, dan berbagai langkah tindak lanjut lainnya," tandasnya.[ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya