Berita

kuala namu/net

Nusantara

Ini Penjelasan Soal Kepulan Asap di Gedung KNIA

SENIN, 24 AGUSTUS 2015 | 12:09 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Hubungan arus pendek atau korsleting listrik yang terjadi di ruang perkantoran Gapura Angkara di Bandara Kuala Namu Internasional adalah pemicu asap mengepul di bandara tersebut pagi tadi, Senin (24/8).

Korsleting listrik bahkan nyaris memicu kebakaran. Beruntung petugas dari Aviation Security (Avsec) Bandara Kuala Namu dengan cepat berhasil memadamkan api yang muncul.

Kapolres Deli Serdang, AKBP Edi Faryadi dalam keterangannya mengatakan bahwa api muncul dari ruangan dapur (pantry) ruangan perkantoran. Api dipicu terbakarnya salah satu kabel yang diduga akibat tidak mampu menahan beban listrik. Akibatnya asap langsung mengepul sehingga menimbulkan kepanikan.


"Asap itu muncul dari ruang pantry (dapur) yang ada di perkantoran pihak Angkasa Pura. Berawal dari beban arus listrik yang berat, kabelnya tidak kuat menahan dan menimbulkan lumer, ada asap dan mengeluarkan api," katanya melalui sambungan seluler sesaat lalu.

Banyaknya asap yang mengepul dari ruang perkantoran sempat membuat beberapa pengunjung panik. Namun penjelasan dari pihak bandara membuat situasi kembali normal.

"Karena tidak besar, memang asapnya mengepul karena itu ruangan perkantoran," ungkapnya.

Mantan Kasubdit I Indag Ditrkrimsus Polda Sumut ini menjelaskan tidak ada gangguan aktivitas bandara dalam peristiwa ini. Namun demikian, pihak kepolisian tetap melakukan penyelidikan dilokasi.

"Penyelidikan tetap kita lakukan, tim saya masih bekerja disana," demikian Edi seperti diberitakan MedanBagus.com. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya