Berita

Olahraga

Diwacanakan, Pembentukan Badan Usaha Penyedia Dana Olahraga

SELASA, 07 JULI 2015 | 10:43 WIB | LAPORAN:

Pendanaan olahraga di Indonesia tidak harus tertumpu pada kucuran APBN. Perlu dicari terobosan lain agar roda pembinaan tetap berjalan.

Salah satunya dengan membentuk badan usaha yang nantinya akan membantu menyediakan dana bagi pembinaan cabang olahraga yang ada. Jika olahraga hanya mengandalkan bantuan dana APBN yang sangat minim maka pembinaan olahraga di Indonesia akan berjalan di tempat. Untuk perlu perlu sumber ana dari BUMN atau perusahan swasta.

Wacana ini mengemuka dalam Workshop Perumusan Kebijakan Olahraga Nasional yang dihelat oleh Staf Khusus Bidang Olahraga Kemenpora di Hotel Puri Denpasar, Jakarta (6/7) malam. Dalam acara menghadirkan pembicara Sekjen SIWO Pusat, Gungde Ariwangsa dan mantan Sekjen PB.Pelti, August Ferry Raturandang itu, sulitnya pendanaan masih menjadi kendala klasik dalam pembinaan olahraga di Indonesia.


"Dulu di cabang tenis kita perusahaan-perusahaan besar yang ada di Indonesia ikut urun tangan membina dengan mendirikan klub-klub tenis, yang kemudian dari klub itu muncul petenis potensial. Kini, kuta sudah tidak merasakan lagi adanya peran bapak angkat ini di dunia olahraga kita," kata Ferry Raturandang.

Saat ini, katanya, pengelolaan olahraga di tanah-air harus dikelola secara profesional agar menarik minat penonton. Selain itu, kualitas pembinaan juga harus ditingkatkan dengan melahirkan lebih banyak lagi olahragawan yang andal.

"Konsep badan usaha ini, menurut saya sangat bagus. Terutama bagi cabang olahraga yang bukan primadona. Dari segi pendanaan mereka tak perlua kuatir karena disuplai oleh badan usaha yang mencarikan bapak angkat dari BUMN maupun pihak swasta," ungkapnya lagi.

Senada juga dikemukakan oleh Gungde Ariwangsa yang mengaku prihatin karena selama ini, pemerintah belum memberikan ‘penghargaan’ bagi para sponsor yang telah banyak membantu pembinaan olahraga di Indonesia.

"Seperti contohnya pemerintah hatus memberikan keringanan pajak bagi para sponsor yang mendukung pembinaan olahraga. Ini agar mereka bersemangat lagi dalam mengucurkan dana dan mereka merasa dihargai," paparnya.[wid]


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

DPR Dorong Pemerataan APBN Demi Daerah 3T Tidak Tertinggal

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:50

Utut Adianto Ngarep PDIP Tidak Ditinggalkan dalam RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:20

Dasco Pastikan Tak Akan Tinggalkan Fraksi PDIP di RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:50

Pidato Prabowo Bukti Pemerintah Berada di Jalur yang Benar

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:23

Purbaya: Pajak Karbon Motor BBM Masih Dikaji, Belum Final

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:57

Prabowo Pilih Guyur Insentif Motor Listrik Ketimbang Perbesar Subsidi BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:45

Perkuat Pasar Muslim Jelang Libur Akhir Tahun, Taiwan Bidik Wisatawan RI

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:14

RUU Daerah Kepulauan jadi Kado Puluhan Juta Masyarakat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:59

Pidato Kenegaraan Prabowo Tunjukkan Kejelasan Arah Pemerintah

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:31

Status Tim Penyelesaian Sengketa Internal PPP Dinilai Cacat Hukum

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:07

Selengkapnya