Berita

Daniel Ricciardo/net

Olahraga

Daniel Ricciardo Ingin Tepis Hasil Minor

Jelang F1 Inggris
SENIN, 29 JUNI 2015 | 09:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Pembalap Tim Red Bull-Mercedes, Daniel Ricciardo berjanji tampil maksimal kala mentas di Formula One (F1) seri Inggris, pekan depan. Hal tersebut tak lepas dari hasil minor yang mereka raih saat Grand Prix (GP) Austria.

Sampai saat ini, Ricciardo belum menorehkan poin bagi timnya. Bahkan, saat dalam ge­laran GP Austria, baik Ricciardo maupun rekan setimnya Daniil Kvyat tak mampu menyumbang­kan podium kemenangan untuk pabrikan asal Inggris tersebut.

"Saya tak dapat menyembu­nyikannya bahwa kami memang sangat kecewa dengan apa yang kami raih di (GP) Austria. Kami seharusnya mampu meraih hasil hebat di sana, karena itu adalah ru­mah kami," ucap Ricciardo seperti dilansir Motorsport, kemarin.


Namun begitu, Ricciardo bertekat tetap fokus melewati musim ini, dan menjadikan hasil di Austria sebagai titik balik ke­bangkitan. "Saya berjanji akan tampil mati-matian di (Sirkuit) Silverstone, dan semoga kami meraih podium kami yang per­tama musim ini di sana," imbuh pebalap Australia berdarah Italia itu.

Adapun itu, terkait rencana tim Red Bull-Mercedes mundur dari ajang Formula One (F1) musim 2015 ditanggapi santai oleh Presiden Federasi Otomotif Internasional (FIA) Jean Todt. Secara tegas dia mempersilakan tim tersebut untuk mundur dari ajang balapan jet darat ini.

Seperti diketahui, awal musim 2015 tim Red Bull memang mengancam mundur dari kei­kutsertaan mereka di F1.

Bahkan CEO Red Bull, Christian Horner sempat melontarkan pernyataan miring men­genai kinerja dari Bos F1, yakni Bernie Ecclestone, yang dini­lainya tak mampu menjadikan F1 sebagai ajang yang mampu memberikan hiburan.

Todt pun menilai, perkataan CEO Red Bull hanyalah ucapan dari seorang pecundang, yang kerjaannya hanya mengkritik.

"Setiap apa yang dikerjakan orang lain selalu dia kritik. Seharusnya dia melakukan ses­uatu yang lebih baik dan positif dibandingkan harus mencibir pekerjaan orang lain. Dia memi­liki sebuah tim yang harus dikel­ola, tetapi dia justru memikirkan hal yang tak ada hubungannya dengan tim," ujarnya. ***

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

DPR Dorong Pemerataan APBN Demi Daerah 3T Tidak Tertinggal

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:50

Utut Adianto Ngarep PDIP Tidak Ditinggalkan dalam RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:20

Dasco Pastikan Tak Akan Tinggalkan Fraksi PDIP di RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:50

Pidato Prabowo Bukti Pemerintah Berada di Jalur yang Benar

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:23

Purbaya: Pajak Karbon Motor BBM Masih Dikaji, Belum Final

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:57

Prabowo Pilih Guyur Insentif Motor Listrik Ketimbang Perbesar Subsidi BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:45

Perkuat Pasar Muslim Jelang Libur Akhir Tahun, Taiwan Bidik Wisatawan RI

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:14

RUU Daerah Kepulauan jadi Kado Puluhan Juta Masyarakat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:59

Pidato Kenegaraan Prabowo Tunjukkan Kejelasan Arah Pemerintah

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:31

Status Tim Penyelesaian Sengketa Internal PPP Dinilai Cacat Hukum

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:07

Selengkapnya