Berita

dali tohir/net

Olahraga

SEA GAMES 2015

Dali Tahir: Jangan Rusak Mental Pemain Muda Kita Lewat Isu Match Fixing

JUMAT, 19 JUNI 2015 | 11:18 WIB | LAPORAN:

. Pengamat sepakbola, Dali Tahir menyebut keji dan mengada-ada tudingan adanya match fixing atau pengaturan pertandingan dalam pertandingan timnas Indonesia vs Vietnam pada babak semifinal.

"Kalau memang ada bukti yang akurat lebih baik langsung saja laporkan kepada pihak berwajib seperti halnya kasus di FIFA. Tidak usah menyebarkan isu yang justru merusak mental para pemain muda kita," ujar Dali saat dihubungi tadi malam (Kamis, 18/6).
 
Mantan anggota Exco AFC dan anggota Komite Etik FIFA ini mengingatkan bahwa soal pengaturan skor, suap dan lain-lain merupakan kasus yang perlu bukti akurat.


"Kalau ada rekaman dan bukti-bukti lain sebaiknya langsung dilaporkan ke pihak yang berwajib," tegasnya.

Menurutnya, kasus tersebut sebaiknya cepat diselesaikan. Karena bila berlarut-larut akan berdampak kurang baik terhadap psikologis pemain.

"Bisa-bisa mereka minder dan tidak mau bergaul dengan tetangga dan teman-temannya. Ini yang harusnya diperhatikan," tambahnya.

Sementara itu sejumlah media Vietnam juga turut mewartakan dugaan match fixing yang melibatkan timnas Indonesia vs Vietnam. Hal ini tak lepas karena Vietnam disangkutpautkan.

Media Vietnam yang dimaksud di antaranya Tien Phong, Thanh Nien, Zing News, Tuoi Tre, PLO, dan beberapa lainnya. Adalah Tim Advokasi #IndonesiavsMafiaBola, yang sebelumnya mengeluarkan kabar tersebut.

Dalam undangan jumpa pers kepada wartawan tim yang diperkuat nama-nama seperti Asep Komarudin, Erasmus Napitupulu, dan Muhammad Isnur bahkan berani menyebutkan bahwa kekalahan bertubi-tubi Indonesia di ajang SEA Games 2015 ternyata sudah diatur mafia bola nasional-internasional.

Tim Advokasi #IndonesiavsMafiaBola juga menyebutkan bahwa kekalahan telak 0-5 dari Thailand dan 0-5 dari Vietnam merupakan bukti nyata mafia bola bekerja.

Tim Advokasi #IndonesiavsMafiaBola sebelumnya juga memutar dua buah rekaman berisikan percakapan antara orang Indonesia dengan pria berbahas melayu. Rekaman pertama berisikan percakapan terkait pertandingan melawan Thailand di semifinal.

Adapun rekaman kedua soal pertandingan melawan Vietnam di partai perebutan medali perunggu. Dalam jumpa persnya, Tim Advokasi #IndonesiavsMafiaBola menyebut bahwa pengaturan pertandingan di laga timnas U-23 baru sebatas dugaan setelah sempat mengejutkan dengan undangan jumpa pers kepada wartawan.

"Untuk SEA Games kemarin memang ada rekaman. Untuk masalah match fixing masih sebatas dugaan saja. Kami tidak ingin menuduh bahwa ada match fixing dalam laga Indonesia di SEA Games. Namun yang pasti rekaman yang kami terima ini merupakan rekaman yang dilakukan sebelum pertandingan," terang Erasmus Napitupulu.[wid]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

DPR Dorong Pemerataan APBN Demi Daerah 3T Tidak Tertinggal

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:50

Utut Adianto Ngarep PDIP Tidak Ditinggalkan dalam RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:20

Dasco Pastikan Tak Akan Tinggalkan Fraksi PDIP di RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:50

Pidato Prabowo Bukti Pemerintah Berada di Jalur yang Benar

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:23

Purbaya: Pajak Karbon Motor BBM Masih Dikaji, Belum Final

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:57

Prabowo Pilih Guyur Insentif Motor Listrik Ketimbang Perbesar Subsidi BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:45

Perkuat Pasar Muslim Jelang Libur Akhir Tahun, Taiwan Bidik Wisatawan RI

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:14

RUU Daerah Kepulauan jadi Kado Puluhan Juta Masyarakat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:59

Pidato Kenegaraan Prabowo Tunjukkan Kejelasan Arah Pemerintah

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:31

Status Tim Penyelesaian Sengketa Internal PPP Dinilai Cacat Hukum

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:07

Selengkapnya