Berita

Ini Penjelasan Waka DPR Soal Dana Aspirasi

KAMIS, 11 JUNI 2015 | 16:11 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Dana aspirasi yang diusulkan DPR pada RAPBN 2016 sebesar Rp 11 triliun atau Rp 20 miliar per anggota merupakan upaya pemerataan pembangunan sebagaimana diamanat UU MD3.

Begitu penjelasan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Kamis, 11/6).

"Dana aspirasi ini kan amanat UU MD3. Ini adalah suatu terobosan kami dalam metode penyaluran dana ke daerah. Sekarang ini, dana pembangunan masih banyak berada di pusat," ujarnya.


Fahri melanjutkan, dana aspirasi ini bisa memotong jalur birokrasi yang panjang dalam pencairan anggaran daerah. Fahri yakin tidak akan ada penyelewengan dana ini karena dana aspirasi ada di tangan pemerintah.

"Lewat cara ini kan bisa memotong jalur birokrasi yang panjang. Bisa jadi jalan pintas interaksi juga antara lemilih dan wakilnya. Uangnya ada di kantong eksekutif dan bukan kami yang megang. Kami hanya membantu perencanaan," jelasnya.

Lebih jauh, wasekjen DPP PKS itu yakin masyarakat akan menyambut positif niatan baik dari DPR untuk pemerataan itu.

"Saya kira masyarakat akan menyambut positif karena mereka bisa menyalurkan aspirasinya, keluhannya, dan bisa membangun daerahnya," tandasnya.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya