Berita

Perekonomian Indonesia Akan Waspadai Pertumbuhan Tiongkok yang Melambat

SENIN, 08 JUNI 2015 | 19:31 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Perkembangan ekonomi global merupakan salah satu tantangan yang tidak mudah dalam menyusun kerangka ekonomi makro.

Begitu kata Menteri Keuangan Bambang Brojonegoro dalam rapat dengan Komisi XI DPR RI di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Senin, 8/6).

Dijelaskan Menteri Bambang bahwa ekonomi global 2016 jika dilihat world economic outlook dari IMF pada bulan april tahun ini, maka diperkirakan akan tumbuh 3,8 persen tahun depan.


"Tentunya angka 3,8 persen ini kalau dibandingkan dengan prediksi 2015 dengan basis di bulan april juga itu sebesar 3,5 persen atau realisasi 2014 yang 3,4 persen. Artinya bila dibandingkan tahun 2014, 2015, dan 2016, maka posisi IMF terakhir dalam world ekonomi outlook adalah 2016 akan lebih baik dari dua tahun lalu," ujarnya.

Meski memiliki pertumbuhan 3,8 persen atau di atas prediksi world economic outlook, Indonesia harus tetap mewaspadai pertumbuhan ekonomi Tiongkok. Pasalnya, Tiongkok di 2016 menurut perkiraan IMF hanya akan tumbuh 6,3 persen. Ini lantaran Tiongkok merupakan salah satu partner dagang terbesar Indonesia.

"Pertumbuhan Tiongkok sebesar 6,3 persen, jelas ini lebih rendah daripada 2015 yang perkiraan masih 6,8 persen, maupun realisasi 2014 yang tumbuhnya 7,4 persen," sambungnya.

"Jadi satu sisi secara global ada optimisme. Tapi secara regional, khususnya Asia dalam hal ini Tiongkok, ada semacam pesimisme karena pertumbuhan Tiongkok akan melambat dan itu langsung berpengaruh terhadap perekonomian Indonesia dibandingkan penguatan ekonomi AS terhadap ekonomi Indonesia," tandasnya.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya