Berita

Olahraga

SEA GAMES 2015

Pedayung Marzuki Dapat Emas, Menpora Ngomong Begini

SABTU, 06 JUNI 2015 | 18:24 WIB | LAPORAN:

. Indonesia ahirnya meraih emas pertama di SEA Games 2015 Singapura lewat pedayung Marzuki. Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi berharap emas 'pemecah telor' ini mampu menambah motivasi atlet-atlet Indonesia lain yang sedang dan akan berlaga pada pesta olahraga dua tahunan se-Asia Tengara ini.

"Sehingga pundi-pundi medali emas Indonesia terus bertambah," kata Menpora yang memberikan dukungan langsung kepada atlet Indonesia dan menyaksikan perlombaan di Marina Channel Singapura, Sabtu (6/6).

Marzuki meraih medali emas pertama bagi Indonesia cabang kano (C 1) perorangan putra dengan catatan waktu 4 menit, 02,349 detik. Catatan waktu yang ditorehkan Marjuki itu lebih baik dari atlet Myanmar, Thant Zin Oo dengan 4:06,707 yang berhak medali perak. Sementara perunggu diraih atlet Filipina, Hernie Macaranas dengan waktu 4:08,294.


Cak Imam, sapaan Menpora, bangga cabang dayung katagori kano ini bisa mempersembahkan emas pertama sekaligus mempertahankan tradisi emas dayung di ajang SEA Games. "Tradisi ini mesti dilanjutkan untuk event-event internasional lainnya," sambungnya.

Selain emas, cabang olah raga dayung Indonesia juga telah meraih dua perak dan satu perunggu. Raihan ini sekaligus mendongkrak posisi Indonesia di daftar pengumpul medali sementara. Jika sebelumnya Indonesia berada di posisi keenam, dengan tambahan emas dan perak ini membuat Merah Putih naik ke urutan kelima.

Penampilan Marjuki yang berlomba di Marina Channel, Singapura memang luar biasa. Atlet kelahiran 4 September 1991 berhasil menjadi yang terbaik dengan unggul lebih dari tiga detik dari rival terdekatnya saat memenangi lomba.  "Ini emas pertama saya di SEA Games, tentu saya senang. Saya memang fokus dan berlatih keras dengan menambah porsi beban saat latihan," kata Marjuki yang mengaku telah mengikuti tiga kali SEA Games. [sam]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

DPR Dorong Pemerataan APBN Demi Daerah 3T Tidak Tertinggal

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:50

Utut Adianto Ngarep PDIP Tidak Ditinggalkan dalam RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:20

Dasco Pastikan Tak Akan Tinggalkan Fraksi PDIP di RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:50

Pidato Prabowo Bukti Pemerintah Berada di Jalur yang Benar

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:23

Purbaya: Pajak Karbon Motor BBM Masih Dikaji, Belum Final

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:57

Prabowo Pilih Guyur Insentif Motor Listrik Ketimbang Perbesar Subsidi BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:45

Perkuat Pasar Muslim Jelang Libur Akhir Tahun, Taiwan Bidik Wisatawan RI

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:14

RUU Daerah Kepulauan jadi Kado Puluhan Juta Masyarakat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:59

Pidato Kenegaraan Prabowo Tunjukkan Kejelasan Arah Pemerintah

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:31

Status Tim Penyelesaian Sengketa Internal PPP Dinilai Cacat Hukum

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:07

Selengkapnya