Berita

Komisi I Minta Emosi Prajurit TNI Lebih Dimatangkan

RABU, 03 JUNI 2015 | 15:27 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Bentrok antara anggota TNI AU dan Kopassus yang menyebabkan satu anggota TNI AU meninggal di Sukoharjo disayangkan Komisi I DPR RI. Permasalahan ini dibilai terjadi karena kurangnya pelatihan mental anggota TNI.

"Jangan hanya melatih fisik mengalahkan musuh, tetapi harus melatih pengendalian diri," kata anggota Komisi I, Ahmad Muzani di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta (Rabu, 3/6).

Sekjen DPP Gerindra ini menilai bahwa  konflik antar anggota TNI selalu terjadi karena persoalan lokal, bahkan personal dan sepele, yang kemudian berkembang menjadi problem institusional.


"Sebaik apa pun seorang komandan melakukan pembinaan personal anggotanya, kadang-kadang jadi sirna, kalau persoalan lokal muncul, kasuistis, mendadak, ketersinggungan, harga diri, itu personal," katanya.

Untuk itu, ia menilai agar emosi para prajurit TNI bisa lebih dimatangkan. Anggota TNI harus dilatih juga untuk mengedepankan akal sehat.

"Militansi personal bukan hanya dalam melaksanakan tugas, kemudian mengalahkan musuh. Yang paling penting bagaimana prajurit mengendalikan nafsu atau emosi, apalagi Kopassus pasukan elit," tandas ketua Fraksi Gerindra itu. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya