Berita

jazuli juwaini/net

Politik

Fraksi PKS Tak Tabu dengan Revisi UU Pilkada

RABU, 03 JUNI 2015 | 12:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Revisi UU bukan merupakan hal yang tabu dan berlebihan untuk dilakukan. Terlebih jika ada urgensi yang mendesak perubahan UU itu.

Maka dari itu, Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli Juwaini menegaskan bahwa Fraksi PKS tidak tabu dengan wacana revisi UU Pilkada.

"Revisi bukan hal yang tabu dan berlebihan, meski juga tidak selalu kemudian apa-apa direvisi. Untuk itu, apakah diregulasi pilkada perlu ada perbaikan? Kalau perlu maka tidak masalah direvisi," ujarnya saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Rabu, 3/6).


Lebih lanjut, anggota Komisi II DPR RI ini mencermati bahwa UU Pilkada masih menyisakan masalah, yaitu mengenai masalah anggaran dan legalitas partai yang berkonflik.

"Pilkada ini intinya adalah demokrasi yang dari, oleh, dan untuk rakyat. Jadi tidak boleh ada kekuatan rakyat yang tercecer. Ini harus ada solusi exit agar tidak ada politik yang tercecer," tandasnya.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya