Berita

Daud Yordan/net

Olahraga

Cino Siapkan Jurus Mengurung Lawan

Jelang Duel Daud Yordan VS Maxwell Awuku
JUMAT, 29 MEI 2015 | 09:32 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Daud Yordan sangat mewaspa­dai Maxwell Awuku yang akan menjadi lawannya pada duel ber­tajuk 'Track to the Champions' di GOR DBL, Surabaya, Sabtu 6 Juni mendatang.

Cino-nama ring Daud Yordan mengakui petinju asal Ghana itu adalah lawan berat. Awuku lebih berbahaya dari Ronald Pontillas yang dikalahkannya pada akhir tahun lalu.

"Kalau dibandingkan dari la­wansebelumnya saya melihat dia lebih kuat," katanya kepada Rakyat Merdeka jelang latihan rutin di aula PB Pertina, GBK Senayan, belum lama ini.


Petinju dari Sasana Kayong, Kalimantan Barat ini mengetahui lawannya terbiasa melakukan latihan berat. Dalam bertanding pun Awuku sangat susah untuk dirobohkan.

"Lawan sudah biasa main 12 ronde. Selain kuat, kelebihan Awuku itu punya pertahanan yang bagus. Dia bisa memberi­kan kejutan-kejutan."

Menilik rekor kedua petinju, Awuku telah 43 kali berlaga dengan 40 kali menang yang 26 di antaranya menang KO. Awuku hanya mengalami dua kekalahan satu satu kali seri. Sedangkan Daud Yordan memiliki rekor 33 menang dengan 24 diantaranya menang KO dan tiga kali kalah.

Sadar lawannya memiliki jam terbang lebih tinggi, Daud pun berusaha menyiapkan jurus-jurus mengantisipasi serangan-serangan tak terduga dari lawan­nya. "Saya sudah latih tanding melawan empat petinju Natalius, Defry Paulu, Iwan Zoda dan Edin Diaz. Bertahap sudah mulai ditinggalkan sesuai program."

Selama ini pemegang gelar ad interim kelas ringan WBO Asia Pasifik ini mengukur gerak lawannya dari rekaman video. Dari situ Cino membuat pe­rubahan perbekalan. Bila sebe­lumnya pertahanan menjadi fokus, kali ini Cino akan aktif menyerang.

"Fokus pertahanan pasti tapi, fokus utama saya sekarang me­nyerang. Saya menyiapkan style mengurung lawan dengan masuk kebagian depan lalu mengeluar­kan kombinasi."

Sembilan hari jelang laga, latihan sudah memasuki tahap ringan yang terbagi menjadi dua waktu, pagi pukul 06:00-08:00 WIB dan sore dari pukul 16:00- 18:00 WIB. Sementara siangnya digunakan untuk pemanasan.

Latihan berat seperti sparring partner sebagai ujian sudah dila­luinya. "Walaupun ringan, kita harus mendisiplinkan waktu dan porsi istirahat harus cukup untuk mendapatkan hasil sempurna."

Sehari sebelum laga, dua petinju akan melakukan sesi timbang badan, di GOR DBL Surabaya. Setelah itu keesokan harinya Daud bakal beraksi untuk mempertah­ankan gelarnya. ***

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

DPR Dorong Pemerataan APBN Demi Daerah 3T Tidak Tertinggal

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:50

Utut Adianto Ngarep PDIP Tidak Ditinggalkan dalam RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:20

Dasco Pastikan Tak Akan Tinggalkan Fraksi PDIP di RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:50

Pidato Prabowo Bukti Pemerintah Berada di Jalur yang Benar

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:23

Purbaya: Pajak Karbon Motor BBM Masih Dikaji, Belum Final

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:57

Prabowo Pilih Guyur Insentif Motor Listrik Ketimbang Perbesar Subsidi BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:45

Perkuat Pasar Muslim Jelang Libur Akhir Tahun, Taiwan Bidik Wisatawan RI

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:14

RUU Daerah Kepulauan jadi Kado Puluhan Juta Masyarakat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:59

Pidato Kenegaraan Prabowo Tunjukkan Kejelasan Arah Pemerintah

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:31

Status Tim Penyelesaian Sengketa Internal PPP Dinilai Cacat Hukum

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:07

Selengkapnya