Berita

amel alvi/net

Blitz

Sekelas Artis AA 80 Juta Kemahalan...

RABU, 13 MEI 2015 | 10:24 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Heboh prostitusi artis berlanjut ke soal tarif. Banyak yang tak percaya dengan angka bookingan 80 juta.
 
Polisi sukses besar menarik atensi masyarakat setelah mencuatkan kasus prostitusi artis usai menangkap AA dan mucikarinya, Robbie Abbas di sebuah hotel mewah, akhir pekan lalu. Isu prosti­tusi artis kian heboh manakala AA disebut Robbie memasang tarif sekitar Rp 80-200 juta agar bisa di-booking pria hidung belang.

Sejatinya, artis atau model bisa "dipake" itu sudah menjadi rahasia umum. Malah beberapa nama artis top dulu sudah ser­ing disebut-sebut. Masalahnya, apakah "tarif" artis sekelas Amel sampai Rp 80-200 juta? Sumber, publik hingga artis sendiri, kebanyakan ragu saat mengikuti pemberitaan seputar AA dan klaim Robbie sebagai germo.


"Tanpa bermaksud mencampuri urusan polisi, maaf, saya rasa kebenaran tarif AA senilai 80 hingga ratusan juta itu dipertan­yakan. Malah saya bilang mustahil," ung­kap sumber yang dekat dengan kalangan artis kepada Rakyat Merdeka.

Nominal segitu menurut sumber tidak realistis dengan background AA yang hanya model spesialis majalah dewasa dan artis "ecek-ecek".

"Sama seperti model-model majalah dewasa, AA itu paling banter, paling ma­hal 30 jutaan. Angka segitu malah sudah merusak pasar lho hehe. Hitungan saya 10- 15 jutaan tuh untuk sekelas AA. Bohong tuh si Robbie atau pelanggannya nggak bisa Anwar hehe," imbuh sumber.

Senin lalu, Amel Alvi membantah dirinya artis yang disebut berinisia AA dan menerima Rp 80 juta dalam transaksi prostitusi yang dibongkar polisi. Pemain film Main Dukun ini mengaku bukan artis yang kaya. "Iya, itu bukan saya," klaim­nya via telepon. "Kalau misalnya benar tarifnya 80 juta, pasti saya sudah kaya," lanjutnya.

Dengan penghasilan sebesar itu, diakui Amel, ia tak perlu susah payah untuk men­jalani kehidupannya sebagai seorang artis film, sinetron dan FTV yang harus syuting seharian penuh.

Ngapain syuting pergi pagi pulang pagi kalau saya punya penghasilan sebesar itu. Pasti saya nggak ngontrak lagi dan punya mobil mewah,” papar Amel.

"Masih kontrak di apartemen. Mobil cuma CRV kok bukan mobil mewah. Kredit belum lunas, kalau tarif saya 80 juta pasti nggak kredit bayarnya," urainya lagi.

Tarif kencan tersebut juga diragukan oleh Vitalia Shesya, model yang pernah dekat dengan Ahmad Fathanah.

"Aku nggak tahu, cuma kalau Rp 80 juta juga kayaknya mahal banget deh. Kalau setahu aku katanya sih Rp 8 juta, Rp 7 juta. Tapi nggak tahu deh," ujar Vitalia.

Ia tak menampik di lingkungannya bekerja banyak yang punya sampingan sebagai wanita penghibur.

Masalah tarif AAjuga ditanggapi oleh Moammar Emka, penulis buku kontrover­sial Jakarta Undercover.

"Saya tidak mau mengatakan AAitu kelas A. Karena menurut saya, dengan bayaran masih Rp 80 juta rupiah itu masih kelas menengah," tutur Emka.

Sementara untuk PSK artis kelas A, demi menjaga nama baik mereka di dunia hiburan biasanya tidak sembarangan men­erima pelanggan. Para PSK artis tersebut pun bisa meminta imbalan selain uang.

"Biasanya public figure yang berpro­fesi menjadi pekerja seks, akan meminta dijadikan simpanan atau dikawin kontrak oleh pelanggannya. Mereka banyak po­lanya, maunya jadi simpanan, dinikahi siri, atau kawin kontrak," ujar Emka.

Selain uang permintaan PSK artis tersebut bisa saja berupa barang seperti mobil sport hingga rumah mewah. Sebelumnya juga sem­pat beredar list inisial dari para artis yang dis­ebut bisa disewa dan juga range harganya.

"Bukan dengan uang lagi, bisa rumah mewah, bisa juga mobil sport, atau bahkan lebih dari itu semua," cetusnya.

Bunda Maia Estianty pun ikut tercen­gang mendengar Robbie mematok harga hingga ratusan juta untuk kenalan artis dan model.

"Saya tarifnya dua ribu saja, SMS tapi. Tarifnya mahal banget ya, antara murah dan mahal. Itu instan bisa kaya banget, cepet ya kalau melakukan begitu," ung­kapnya. ***

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya