Berita

Olahraga

Tiga Tuntutan Jakmania di Depan Istana Negara

SELASA, 05 MEI 2015 | 17:52 WIB | LAPORAN:

Puluhan ribu pendukung Persija Jakarta mendatangi Istana Negara, Jakarta, untuk menuntut Presiden Joko Widodo turun tangan menyelesaikan konflik PSSI dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), siang tadi (Selasa, 5/5).

Rombongan Jakmania berkumpul pukul 10.00 WIB di Lapangan IRTI Monas sebelum melakukan long march menuju Istana Negara sambil membentangkan spanduk dan meneriakkan yel-yel. Setibanya di Istana, Ketua Umum Jakmania, Ricahard Achmad, langsung melakukan orasinya.

"Kami ingin segera Pak Presiden turun tangan menyelesaikan masalah ini, kami sudah meminta kemana-mana sampai akhirnya kami ke sini (Istana Negara). Semoga Pak Presiden mempunyai hati nurani," ujar Richard.


"Kompetisi merupakan hiburan rakyat Indonesia dan pemersatu bangsa. Kami juga kasihan dengan nasib para pemain yang menggantungkan hidupnya dari ISL," imbuhnya.

Aksi damai yang tersebut mendapat pengawalan dari ratusan polisi dari Polres Metro Jakarta Pusat. Aksi tersebut membuat kemacetan tak terhindarkan dari arah Jalan Merdeka Utara menuju Harmoni.

Ketua Jakmania Richard Achmad  mengaku tidak menyangka suporter yang datang melebihi target awal.

"Awalnya kami menargetan hanya 5 ribu saja yang ikut. Tapi berdasarkan laporan yang masuk mencapai 10 ribuan," ujar Richard.

Menurutnya, mereka yang datang ke Istana ini berasal dari kota Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi.

Selain demo di Jakarta,  pendukung Persija yang ada di setiap daerah pulau Jawa juga ikut menggelar aksi di kota-kota tempat mereka berdomisili. Tuntutan yang disuarakan tetap sama dengan aksi di Jakarta.

"Hari ini memang serentak para suporter sepakbola melakukan demo di daerahnya masing-masing.Pendukung klub lain juga ikut aksi di kota besar daerah lain dipulau Jawa. Ini bentuk solidaritas sesama pecinta sepakbola," kata Richard.

Tuntutan kedua mereka meminta seluruh pejabat regulator yang terlibat, baik Kemenpora, PSSI, dan PT Liga Indonesia, mengundurkan diri jika tidak memiliki niat baik untuk memajukan sepakbola Indonesia. Terakhir, Jakmania meminta seluruh stakeholder sepakbola duduk bersama untuk menyelesaikan permasalahan demi kemajuan sepak bola Indonesia.

Kebanyakan Jakmania datang dengan menggunakan kendaraan roda dua. Karena terlalu banyak yang datang dengan membawa kendaraan roda dua, membuat lahan parkir di Irti Monas penuh sesak.[wid]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya