Berita

Olahraga

Darma Mangkuluhur Hutomo, Pembalap Muda Andalan Indonesia

KAMIS, 30 APRIL 2015 | 11:46 WIB | LAPORAN:

Darma Mangkuluhur Hutomo yang tergabung dalam Humpuss Junior Racing Team, mengikuti putaran dua Asia Formula Renault 2.0 (AFR) di Sirkuit F1 Sepang, Malaysia 24-26 April yang lalu.

Darma merupakan satu-satunya peserta dari Indonesia dalam kejuaraan yang diikuti 13 pembalap dari manca negara, di antaranya UK, Australia, Malaysia, Hongkong, China dan Canada.

Dalam putaran ini, Darma kembali dapat merebut pole position pada sesi kualifikasi untuk race 2 di hari Minggu yang lalu dan menempati grid posisi 3 untuk race 1 di hari sabtu. Posisi ini merupakan karir pole position kedua untuk Darma pada musim AFR tahun ini.


Pada race hari sabtu, Darma yang start dari grid 3, melakukan start dengan baik dan berhasil naik ke posisi 2 memasuki tikungan satu di belakang pembalap UK Dan Wells. Akan tetapi pada saat memasuki tikungan, pembalap Canada Max Ebenall yang start dari pole position menutup jalan Darma, namun sial bagi Max yang harus berhenti karena kerusakan suspensi depan kanan.

"Kejadian tersebut juga mengakibatkan kendaraan Darma mengalami seidkit kerusakan suspensi belakang kiri," jelas Team Manager Humpuss Junior Racing Team, Stanley Iriawan.

Ditambahkannya, dari lap awal, Darma terus berjuang untuk mempertahankan tekanan dari pembalap Australia (Garnett Patterson) & pembalap China (Pu Jun Jin). Dan selama 10 putaran yang diperlombakan Darma berhasil menahan tekanan kuat dari Garnett namun pada dua tikungan akhir, Darma harus merelakan posisi duanya dan harus puas finish pada urutan ketiga.

"Kendati menempati urutan ketiga, target team tetap tercapai yaitu podium," ujar Stanley Iriawan.

Selesai balap Darma tampak agak kecewa karena harus merelakan posisi dua pada dua tikungan terahkir di lap terakhir. Namun podium tetap dapat dicapai Darma walau dengan kondisi kendaraan yang tidak sempurna.

Pada race hari Minggu, Darma menempati posisi start pertama atau "Pole Position". Ini merupakan yang kedua pencapaian Darma setelah juga merebut Pole di Zhuhai bulan lalu. Race hari minggu berlangsung dalam waktu 25 menit + 1 lap atau total 13 laps. Kali ini start Darma kurang mulus, sehingga Dan Wells yang start dari posisi dua dapat mendahului Darma di tikungan satu.

Pada tikungan empat, Darma melakukan pengereman yang sangat dekat, sehingga agak sedikit locking. Kejadian tersebut membuat Dan Wells memperbesar gap dengan Darma dan membuat Garnett memperkecil jarak dengan Darma.

Pertarungan race 1 kembali terulang antara Darma, Garnett & Pu Jun Jin. Memasuki pertengahan lomba, Garnett berhasil mendahului Darma dan Pu Jun Jin juga mencoba melakukan manuver yang sangat memaksa, mengakibatkan kedua kendaraan berbenturan. Darma tidak dapat melanjutkan perlombaan karena suspensi depan kiri rusak parah dan harus terhenti dari perlombaan.

"Darma sangat menyayangkan kejadian dengan Pu Jun Jin yang mengakibatkan Darma tidak dapat meraih point unutk seri ini," ungkap Stanley Iriawan.

Stanley Iriawan mengatakan bahwa masih ada empat putaran ke depan dan harapan masih sangat terbuka. Seri berikut bulan Juni di Zhuhai, Darma harus tetap finish di depan untuk merebut peluang Juara Umum Asia Formula Renault 2015.

"Kami sangat berterima kasih terhadap pihak sponsor (Humpuss Group, Mangkuluhur City, Crown Plaza Jakarta dan Lor In Hotel) yang telah datang menyaksikan lomba dan memberi dukungan kepada Darma. Walaupun Darma hanya satu kali naik podium di Sepang, tetapi pencapain Darma telah menunjukkan peningkatan yang sangat baik," ujar Stanley Iriawan.

Seperti diketahui, Darma saat ini masih berusia 16 tahun dan jalan yang akan ditempuhnya masih panjang, dengan pencapaiannya sejauh ini, Team Manager Humpuss Junior Racing Team sangat puas dengan progress Darma. Di bulan Juni mendatang di Zhuhai, Darma akan datang lebih awal guna mempersiapkan diri lebih baik dan Team Manager Humpuss Junior Racing Team sangat yakin target dan program kami dapat tercapai.[wid]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya