Berita

cuplikan video isis/net

Dunia

ISIS Hadir di Yaman Demi Gempur Houthi

MINGGU, 26 APRIL 2015 | 11:44 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kelompok militan ISIS merilis sebuah video berisi pengumuman bahwa mereka telah berhasil hadir di selam konflik di Yaman.

Video tersebut menunjukkan sejumlah pria bersenjata yang menutupi bagian wajah kecuali mata. Salah seorang militan ISIS itu menyerukan kepada semua orang di Yaman untuk ikut bergabung dengan perang melawan kelompok pemberontak Houthi yang telah menduduki sebagian wilayah Yaman, tak terkecuali ibukota Sana'a.

Press TV pada Sabtu (25/4) mengabarkan, bahwa  konflik di Yaman sendiri sejauh ini masih terus berlangsung. Koalisi pimpinan Arab Saudi masih melakukan serangan udara sejak akhir Maret lalu dengan tujuan untuk menggempur pemberontak Houthi.


Amnesti Internasional pekan lalu telah menyerukan agar serangan udara dihentikan karena telah menelan hampir 1.000 korban jiwa, sebagian di antaranya merupakan warga sipil. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya