Berita

ilustrasi/net

Dunia

18 Pendaki Tewas di Everest Akibat Gempa Nepal

MINGGU, 26 APRIL 2015 | 10:04 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

RMOL. Tim tentara gunung India menemukan setidaknya 18 jasad pendaki di Gunung Everest. Para pendaki tersebut tewas setelah tertimbun longsor yang terjadi akibat gempa bumi berkekuatan 7.9 skala richter yang mengguncang Nepal pada Sabtu (25/4).

Sementara itu pejabat pariwisata Nepal Mohan Krishna Sapkota menyebut bahwa jumlah tersebut bisa saja bertambah. Namun ia sendiri tidak bisa memperkirakan berapa korban tewas di Everest ketika gempa terjadi. Pasalnya, saat ini tengah musim pendakian dan ada lebih dari 1.000 pendaki yang berkumpul di Gunung Everest.

"Para pendaki tersebar di seluruh base camp dan bahkan beberapa di antaranya ada yang telah mendaki lebih jauh," tambahnya seperti dimuat Channel News Asia.


Sementara itu di bagian lain Nepal, tepatnya di ibukota Kathmandu dan sejumlah wilayah lainnya, koban tewas akibat gempa bumi telah lebih dari 1.300 jiwa.

Nepal yang secara geografis terletak antara India dan Tiongkok pernah mengalami gempa terburuk pada tahun 1934 dan menewaskan lebih dari 8.500 orang. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya