Berita

KNKT Harus Selidiki Kecelakaan Teknis Lion Air

JUMAT, 24 APRIL 2015 | 22:38 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kasus meledaknya pesawat Lion Air saat hendak dijalankan ke landasan pacu (runway) untuk diterbangkan dari Kuala Namu Medan menuju Soekarno Hatta siang tadi (Jumat, 24/4), bisa dikategorikan sebagai kecelakaan teknis.

Oleh karenanya, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) harus turun untuk menyelidiki kasus tersebut.

Demikian disampaikan Ketua Jakarta Transportation Watch (JTW), Andy William Sinaga. Menurut dia, pesawat bernomor penerbangan JT-303 itu pun harus segera digrounded atau dikandangkan, untuk mencegah terjadinya situasi yang lebih parah lagi.


"Ledakan pesawat sangat aneh sekali, dan harus diselidiki apakah karena human error atau technical error," kata Andy dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi.

Dikatakannya, kejadian ini menunjukan dunia penerbangan Indonesia sudah masuk tahapan emergency atau darurat. Sebelumnya muncul kasus penumpang gelap Mario yang terbang gratis dari Pekanbaru ke Jakarta, lalu delay berkepanjangan Lion Air bulan Februari lalu.

"Sudah seharusnya dilakukan audit manajemen dan audit keselamatan bagi perusahaan penerbangan," tukas Andy.[dem]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya