Berita

leo nababan/net

Politik

Ibaratnya KPU Cuma EO, yang Kawin Mendagri dan Menkumham

SABTU, 18 APRIL 2015 | 18:15 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Meski KPU menyatakan masih menunggu hasil pengadilan, Golkar kubu Agung Laksono tetap berkeyakinan bisa ikut serta dalam pilkada serentak 9 Desember 2015 nanti.

Keyakinan itu sebagaimana disampaikan Ketua DPP Golkar versi Munas Ancol Leo Nababan, di The Coffee Bean, Kota Kasablanka, Tebet, Jakarta (Sabtu, 18/4).

"Golkar percaya pada komisoner KPU. Sekarang sedang ada peraturan KPU, kami yakin akan sama dengan peraturan KPU sebelumnya. Kami tahu persis memang ada tekanan di Komisi II DPR RI untuk mengaburkan permasalahan," ujarnya.


Leo menjelaskan bahwa tugas KPU hanya penyelenggara pilkada dan tak bisa memutuskan suatu partai bisa ikut pilkada atau tidak. Keputusan soal kepesertaaan merupakan domain Kemenkumham dan Mendagri.

"Ibaratnya KPU itu cuma EO, yang kawin Mendagri dan Menkumham," tandasnya.[ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya