Berita

Olahraga

Caketum PSSI Ramai-ramai Mundur Sebelum Bertarung

SABTU, 18 APRIL 2015 | 12:25 WIB | LAPORAN:

Beberapa calon ketum PSSI mundur sebelum bertarung. Mereka adalah Joko Driyono, Sarman L Hakim, Berhard Limbong, Johar Arifin Husin, Acshanul Qosasih, M.Zein dan Subardi.

Joko Driyono dikabarkan mundur dari pencalonannya di detik-detik terakhir Kongres Luar Biasa (KLB). Begitu pula lainnya.

Ketua Komite Pemilihan KLB PSSI 2015, Dhiman Abror Djuraid mengakui adanya ketegangan jelang kongres untuk pembentukan kepengurusan PSSI 2015-2019.


"Memang saya sudah mendengarnya secara lisan. Namun saya tetap memintanya secara tertulis di atas kertas dan bermaterai serta alasannya apa mundur. Saya barusan dikabarkan, Joko sudah memberikannya kepada sekretariat, nanti kami cek kalau itu ada," ucapnya.

Masalah adanya ketegangan dinilai wajar karena memang suasana yang tercipta terkesan seperti itu. Apalagi sebelumnya dibayangi sejumlah ancaman seperti potensi rusuh bila benar bonek benar-benar memenuhi ke arena kongres.

Oleh karena itu, ratusan aparat keamanan melakukan pengawasan ketat di seputar kawasan arena KLB PSSI. Sementara pihak panitia pelaksana juga melakukan penjagaan internal.

Namun masalah pengunduran diri Joko Driyono dari pencalonan ketua umum, hal itu belum diinformasikannya ke peserta kongres. Ia tak ingin menciptakan suasana yang tak kondusif dan berpotensi membahayakan.

Di tempat yang sama, Komite Ad Hoc (Tim Sinergi) PSSI, Ian Situmorang menyatakan masalah pengunduran diri, menjadi hak seseorang yang tidak bisa dicegah.

"Tapi kami akan memintanya pada beliau (Joko) untuk mengumumkan di forum kenapa mundur beserta alasannya. Kalau masalah tekanan, nanti dilihat saja. Namun dari yang saya tahu, dia tak ingin maju sebagai ketum tapi berkeinginan sebagai sekjen kembali," ungkapnya.

Ia menilai KLB PSSI 2015 memang menjadi sorotan karena figur yang akan memimpin induk organisasi sepakbola Indonesia dituntut mampu membangkitkan prestasi persepakbolaan nasional.

Sosok yang diinginkan adalah figur yang tepat ketua PSSI, hingga diharapkan ada perubahan ke arah yang lebih baik. Ia juga harus mengerti kompetisi sepakbola. Kalau bukan sekarang kapan lagi.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya