Berita

Publika

Inilah Jejak Penumpang Gelap Itu...

SABTU, 11 APRIL 2015 | 17:32 WIB

ISTILAH penumpang gelap muncul kembali. Awalnya kalimat itu dilontarkan oleh almarhum Taufik Kiemas saat Joko Widodo alias Jokowi (sekarang Presiden RI) dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (sekarang Gubernur DKI) menang Pilkada DKI tahun 2012. Kalimat itu meluncur kembali dari pidato Megawati saat membuka Kongres PDIP di Bali, 9 April 2015 lalu.

Hingga kini pengamat politik masih menduga-duga tentang siapa sosok penumpang gelap tersebut. Apakah orangnya sama antara yang di Pilkada DKI 2012 dengan yang di Pilpres 2014 itu? Kenapa selalu hadir penumpang gelap saat PDIP menang?

Mari kita telusuri. Relawan itu secara peran terbagi dua, indoor dan outdoor. Yang indoor terbagi dua lagi, yakni pemodal dan pemikir. Outdoor itu penggalangan massa dukungan dengan pemasangan berbagai atribut, sementara yang indoor adalah pemodal. Outdoor mencetak dan menyiapkan atributnya, sementara indoor adalah pemikir yang melakukan konsep-konsep pemenangan. Mulai dari strategi hingga taktik-taktik jargon pemenangan. Tak lupa, konsep program-program yang ditawarkan atau janji setelah menang.


Nah, relawan outdoor itu ada jutaan orang dengan ribuan nama relawan, baik nasional atau yang hanya hadir di satu desa aja. Sementara relawan indoor itu ada di rumah transisi. Dua dari parpol, masing-masing Hasto PDIP dan Akbar Faizal Hanura. Lalu, dua dari kampus, masing-masing Anis Baswedan dan Andi Wijayanto. Sementara Rini Soemarno adalah pemodal yang punya pengalaman jadi Menteri. Selanjutnya, tiga dewan penasehat Rumah Transisi, Hendro Priyono. Lalu Relawan Kawan Jokowi, LB Panjaitan dengan Relawan Bravo 5. Ditambah pemodal juga, yakni Sofyan Wanandi.

Jadi jelas, Relawan Presiden Jokowi itu ya yang bekerja untuk kemenangan. Mulai dari yang membikin konsep, mencetak atribut dan memasangkan atributnya.

Saat ini muncul Relawan Presiden Jokowi, orang yang tidak hadir saat Pilpres tapi ikut di kabinet. Mungkin sosok inilah yang disebut penumpang gelap tersebut. Bagaimana kabinet akan berhasil jika pelakunya tidak memiliki ruh atas program-program tersebut. Atau ada tafsir lain? Penumpang gelap juga hadir dari pemodal di dalam tim relawan?***

Beathor Suryadi
Penulis adalah Politisi PDIP

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya