Berita

dahnil anzar simanjuntak

Jokowi Asal Teken Kebijakan, Bukti Indonesia Tak Punya Pemimpin

SENIN, 06 APRIL 2015 | 01:54 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Indonesia saat ini mulai mengalami kekosongan kepemimpinan. Sebab, meski mempunyai Presiden, tapi tidak ada ada yang memimpin negeri ini.

Demikian disampaikan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, dalam pesan singkat yang diterima Minggu malam (5/4).

Dahnil mengungkapkan itu terkait pernyataan Presiden Joko Widodo yang akan meninjau kenaikan tunjangan uang muka pembelian kendaraan untuk pejabat. Jokowi melakukan itu karena mengaku tidak tahu menahu berkaitan dengan hal tersebut dan justru menyalahkan Menteri Keuangan.


Padahal, kenaikan tunjangan uang muka  untuk pejabat itu dikeluarkan berdasarkan Perpres 39/2015 yang langsung ditandatangani oleh Presiden Jokowi.

"Itulah kenapa saya sebut negeri ini mulai tidak memiliki pemimpin dan kepemimpinan. Karena presidennya hanya sekadar tanda tangan semua dokumen yang disodorkan ke dia tanpa tahu apa kebijakan yang dia tanda tangani," ungkap Dahnil.

"Ini ibarat presiden yang hanya peduli dengan kursi kepresidennya tapi tidak peduli dengan apa yang sudah dia tanda tangani sebagai kebijakan penggunaan anggaran publik," sambung ekonon Untirta Serang, Banten yang juga penulis buku Dinasti Rente ini.

"Sah kita telah kehilangan kepemimpinan karena presiden kita absent dalam setiap kebijakannya dan berhenti sekadar menjadi stempel pengesahan," demikian Dahnil Anzar Simanjuntak. [zul]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya