Berita

Valerie Amos/net

Dunia

Dua Minggu Digempur Arab Saudi, 519 Orang Tewas di Yaman

JUMAT, 03 APRIL 2015 | 12:26 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Setidaknya ada 519 orang tewas selama kurun waktu dua minggu kekerasan yang terjadi di Yaman, menyusul intervensi militer melalui serangan udara yang dilakukan oleh Arab Saudi.

Dalam sebuah keterangan yang dirilis pada Kamis (3/4), Wakil Sekretaris Jenderal untuk hubungan kemanusiaan Valerie Amos menyebut, di antara korban tewas terdapat wanita dan anak-anak.

Bukan hanya itu, serangan udara yang dimaksudkan untuk melumpuhkan kelompok militan Houthi itu juga melukai sekitar 1.700 orang lainnya. Sekitar 90 di antaranya adalah anak-anak.


Konflik yang terjadi di Yaman juga menyebabkan puluhan ribu orang angkat kaki dari Yaman. Sebagian di antara mereka menyeberangi laut Djibouti dan Somalia.

"Mereka yang terlibat dalam pertempuran harus memastikan bahwa rumah sakit, sekolah, kamp-kamp serta infrastruktur untuk warga sipil yang mengungsi, terutama di daerah-daerah padat penduduk, tidak ditargetkan atau digunakan untuk tujuan militer," kata Amos seperti dimuat Press TV.

Arab Saudi sendiri melancarkan serangan udara sejak 26 Maret lalu untuk mengembalikan kekuasaan pada mantan Presiden Yaman Abd Rabbuh Mansur Al-Hadi. [me]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya