Berita

Olahraga

Arema dan Persebaya Absen di ISL 2015

KAMIS, 02 APRIL 2015 | 02:29 WIB | LAPORAN:

Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) memberikan rekomendasi penyelenggaraan Indonesia Super League (ISL) 2015 mulai Sabtu (4/4). Tapi dua klub besar asal Jawa Timur, Arema dan Persebaya, tak bisa ikut.

Pemberian rekomendasi disampaikan dalam jumpa pers BOPI di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di Senayan, Jakarta, kemarin. Pemberian rekomendasi itu dengan memperhatikan hasil verifikasi.

BOPI hanya menetapkan  16 klub saja yang diperbolehkan untuk ikut serta. Sementara itu, dua tim lainnya tidak direkomendasikan untuk ambil bagian, Arema dan Persebaya.


"16 klub bisa ikut sesuai jadwal dengan memenuhi hak kepada pemain dan ofisial sesuai kontrak. Untuk syarat bank garansi, paling lambat sampai putaran pertama," jelas Ketua BOPI, Noor Aman.

Arema dan Persebaya tidak direkomendasikan untuk tampil karena masuk kategori C. Tercatat, lima klub berada di kategori A, sementara 11 tim masuk kategori B.

"Kami berharap semua mendukung. Semoga ketegasan ini jadi langkah permulaan baik. Awalnya mungkin sakit, tapi ini untuk perbaiki tata kelola. Kami menyiapkan fondasi untuk sepak bola mendatang," kata Deputi Menpora, Gatot S. Dewa Broto.

Menanggapi hal itu pelatih Ibnu Grahan menolak berkomentar. Ibnu menjelaskan bahwa manajemen Persebaya yang lebih layak menanggapi. Sedangkan Ibnu hanya bertugas untuk mempersiapkan tim.
"Saya fokus ke masalah teknis di tim saja," imbuh pelatih asli Surabaya ini.

Menurut Ibnu, lebih baik ia fokus ke kompetisi karena kick off ISL 2015 sudah sangat dekat. Persebaya sudah harus bertanding, Minggu (5/4) besok lawan Mitra Kukar.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya