Berita

la nyalla m mattalitti/net

Olahraga

Legenda Timnas Khawatir Sepakbola Indonesia Tercoreng Gara-gara La Nyalla

RABU, 01 APRIL 2015 | 18:28 WIB | LAPORAN:

Legenda tim nasional, Ferryl Raymond Hattu angkat suara tentang bursa pemilihan ketua umum PSSI. Mantan kapten timnas Indonesia itu mengkritisi lolosnya La Nyalla Mattalitti sebagai calon ketum.

Menurut Ferryl, lolosnya La Nyalla menunjukkan adanya ketidakberesan dari Komite Pemilihan yang diketuai Dhimam Abror. Ada beberapa hal yang membuat pria yang mengantarkan Indonesia merebut emas SEA Games 1991 itu kecewa.

"Dia memang belum diputuskan bersalah atas kasus yang dihadapinya. Tapi, setidaknya ada etika. Jabatan sebagai Waketum PSSI dan Exco memang menunjukkan dia layak. Tapi, apakah dia paham sepakbola?," terang Ferryl.


La Nyalla saat ini memang tengah berhadapan dengan beberapa kasus hukum. Di antaranya ialah pencemaran nama baik dan kasus korupsi dana hibah Kadin Jatim sebesar Rp 20 miliar.

Ferryl menambahkan, La Nyalla memang bisa saja lolos dari tiga kasus itu. Namun, masalah akan muncul jika ketua Kadin Jatim tersebut akhirnya dinyatakan bersalah saat terpilih sebagai ketum PSSI. Jika itu terjadi, sepakbola Indonesia akan tercoreng.

"Dari awal Komite Pemilihan sudah salah. La Nyalla itu track recordnya bagaimana? Apakah dia diterima insan sepakbola Indonesia? Dia kan belum paham cara ngurus sepakbola. Kalau dalam bahasa Surabaya, apakah dia sudah paham uratnya sepakbola? Saya nggak kecewa, tapi menyesalkan karena ada yang lebih layak," tegas Ferryl.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya