Berita

Olahraga

Tahun Ini, KONI Mulai Pemetaan Cabor Unggulan di Daerah

RABU, 01 APRIL 2015 | 10:54 WIB | LAPORAN:

KONI Pusat mulai tahun ini akan mencanangkan pemetaan cabang olahraga unggulan di tiap Kabupaten/Kota. Diharapkan, pemetaan akan memperkuat pembinaan atlet, yang nantinya mencapai prestasi olahraga nasional.

Demikian hasil lain Rapat Anggota Tahunan (RAT) KONI Pusat di JCC Jakarta, Selasa malam (31/3).

KONI berharap pemetaan cabor unggulan ini masuk dalam perencanaan nasional. Menurut Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman, pencanangan pemetaan cabor-cabor unggulan di daerah ini sebenarnya sudah tercanangkan sejak 2010 lalu. Namun, selama ini belum ada realisasinya.


"Pertimbangan ini, pertama sesuai dengan amanat undang-undang dimana setiap kabupaten/kota diwajibkan untuk melakukan pembinaan minimal satu cabang olah raga unggulan. Selema ini kan belum teralisasikan padahal sudah mencanangkannya sejak 2010 lalu. Makanya kami bersama Kemenpora berinsitif terlaksana, dan dalam RAT ini setiap daerah melakukan pemaparan cabor unggulannya," papar Tono.

Program ini, menurutnya, harus segera terealisasikan jika ingin memperbaiki pola pembinaan nasional. Hal ini berkaca dari ketatnya persaingan di level internasional.

"Indonesia harus fokus memperkuar pembibitan agar kedepannya bisa bersaing dengan negara lainnya, khususnya untuk level Asia Tenggara dan Asia," ucapnya.

Ada beberapa kriteria yang ditetapkan oleh KONI untuk kabupaten/kota yang akan memasukan cabang-cabang unggulannya. Pertama yakni memiliki atletnya sendiri bukan mutasi, lalu ada pelatihnya, ada fasilitasnya, dan terakhir ada anggaran yang didukung oleh pemerintah daerah setempat lewat pengalokasian dari APBD.

"Ada beberapa daerah yang sudah melakukan pemetaan sejak 2014 kemarin. Setelah paparan masing-masing Konida ini, kita nanti akan menata kembali. Kita masukan saran sesuai kriteria, sehinga tidak semua cabang olah raga masuk. Seperti, catur, biliar, dan bridge itu tidak akan masuk karena mudah. Cabang yang akan masuk dalam pemetaan adalah cabang-cabang yang dipertandingan di SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade," katanya.

Nantinya, setelah pemetaan ini selesai, maka, ujar Tono, pihaknya akan menyampaikan hal ini kepada Menpora untuk dijadikan perencanaan nasional dan kelak kedepannya bisa diterjemahkan melalui Instruksi Presiden (Inpres) atau Keputusan Presiden (Keppres).

"Kita harap tahun ini pencanangan nasional bisa berjalan tahun ini lewat terbitnya Inpres atau Keppres. Kalau tidak maka cabang kita akan begini-begini saja, tidak ada kemajuannya," imbuhnya.

Berdasarkan dari paparan cabor-cabor unggulan yang dilakukan oleh Konida, beberapa daerah ternyata justru telah menjalankan pengalokasian dana dari APBD mereka untuk olah raga. Di antara 34 Konida yang ada, Kalimantan Selatan menjadi daerah pertama yang menjalankan program tersebut.

"Kami berharap kedepannya, daerah lain juga mengikutu Kalimantan Selatan di dalam pembiayaan pembinaan cabang-cabang andalan di daerahnya masing-masing," tukas Ketua Panitia RAT yang juga Wakil Ketua KONI, Kuntransmiadi Inugroho.[wid]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya