Berita

ilustrasi/net

Dunia

10 Tahun Terakhir Makin Banyak Pengajuan Aplikasi Pengungsi di Jepang

SENIN, 30 MARET 2015 | 10:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Jumlah orang yang mengajukan aplikasi status pengungsi meningkat empat kali lipat di Jepang sejak undang-undang terkait pengakuan pengungsi direvisi pada tahun 2004 lalu.

Menurut data terbaru yang dirilis oleh Departemen Kehakiman Jepang, aplikasi pengungsi mencapai sekitar 6.800 dalam 10 tahun terakhir.

Perlu diketahui, revisi undang-undang terkait pengungsi di Jepang itu membebaskan warga asing dari deportasi sambil menunggu aplikasi pengungsi status mereka untuk diproses oleh pemerintah Jepang.


Dengan tujuan untuk melindungi pengungsi, undang-undang itu direvisi sehingga pengungsi dengan status pelamar tidak lagi menghadapi deportasi sambil menunggu aplikasi mereka untuk diproses.

Sebelum revisi 2004, seperti dimuat AsiaOne (Senin, 30/3), jumlah aplikasi yang diajukan oleh penduduk ilegal berkisar antara 100 hingga 299 setiap tahunnya.
 
Namun, angka tersebut melonjak menjadi antara 700 dan 899 per tahun dalam 10 tahun terakhir. Sejak saat itu, terjadi peningkatan jumlah kasus di mana orang-orang yang tinggal di Jepang untuk jangka waktu yang panjang mengajukan permohonan status pengungsi. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya