Berita

foto: asiaone

Dunia

Warga Singapura di Seoul Nonton Bareng Siaran Langsung Pemakaman Lee Kuan Yew

MINGGU, 29 MARET 2015 | 20:14 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Lebih dari 100 orang berkumpul di Seoul untuk menyaksikan prosesi pemakaman mendiang Lee Kuan Yew secara langsung.

Sebagian besar di antara mereka merupakan warga negara Singapura yang berada di Korea Selatan.

Saat ini tercatat setidaknya ada 200 warga negara Singapura yang menetap di Korea Selatan.


"Sebagian besar warga Singapura ingin kembali untuk memberikan penghormatan kepada Lee. Ini hanya cara kami menunjukkan bagaimana kami menghormati orang yang begitu banyak berjasa bagi kami," kata salah seorang warga Singapura yang hadir dalam acara tersebut, Lorraine Seetoh seperti dimuat AsiaOne.

Selain warga negara Singapura yang menetap lama di Korea Selatan, sejumlah warga Singapura yang kebetulan sedang berwisata ke Korea Selatan juga ikut dalam acara yang digelar oleh Singapore Club in Seoul itu

Selain menyaksikan prosesi pemakaman bersama, acara tersebut juga diisi dengan penulisan kata-kata terakhir bagi Lee Kuan Yew di buku belasungkawa. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya