Berita

antrian untuk memberikan suara di nigeria/net

Dunia

Di Hari Pemungutan Suara Nigeria, 15 Orang Tewas Dibunuh

MINGGU, 29 MARET 2015 | 16:44 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Di hari pemungutan suara yang digelar di Nigeria (Sabtu, 28/3), setidaknya ada 15 orang yang tewas terbunuh. Termasuk di antaranya adalah seorang tokoh oposisi yang tewas di dekat tempat pemungutan suara.

Kelompok militan Boko Haram pada awal hari pemungutan suara melancarkan sejumlah serangan terhadap para pemilih di wilayah timur Nigeria dan menewaskan tiga orang di negara bagian Yoba serta tiga orang lainnya di negara bagian Gombe.

Tak lama setelah itu, seperti dimuat Reuters sekelompok pria bersenjata yang tidak diidentifikasi melakukan serangan lainnya dan menewaskan depan orang, termasuk calon anggota legislatif dari partai oposisi di Gombe.


Pemilihan umum yang sempat ditunda akibat masalah keamanan itu dinilai sebagai pemilu pertama di mana kandidat oposisi memiliki peluang serius untuk menyingkirkan kandidat incumbent. Kekhawatiran itu meluas dan memicu kekerasan etnis dan regional.

Dua orang tokoh utama yang bertarung memperebutkan kursi Nigeria 1 adalah incumbent Goodluck Jonathan dan mantan tokoh militer Muhammadu Buhar.

Jadwal pemilihan umum itu sendiri sempat ditunda karena kurangnya pengamanan mengingat personel keamanan fokus mengurusi kelompok militan Boko Haram. Boko Haram merupakan kelompok yang melakukan kekerasan dengan dalih untuk menghidupkan kembali kekhalifahan Islam.

Kelompok tersebut menolak keras proses demokrasi dan pemimpin Boko Haram, Abubakar Shekau telah mengancam akan membunuh orang-orang yang memberikan suara di pemilihan umum Nigeria. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya