Berita

lee kuan yew/net

Dunia

Jokowi Hingga Bill Clinton Beri Penghormatan Terakhir Bagi Lee Kuan Yew

MINGGU, 29 MARET 2015 | 14:02 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Jasad Perdana Menteri Singapura dibaringkan di Pusat Universitas Kebudayaan (UCC), National University of Singapore setelah menempuh perjalanan akhir dari Gedung Parlemen siang ini (Minggu, 29/3).

Di UCC, jasad Lee dibaringkan untuk dilakukan upacara pemakaman dan menerima penghormatan terakhir dari sejumlah pemimpin nengara dan delegasi asing sebelum akhirnya dikremasi. Upaca pemakaman itu sendiri dilakukan sejak pukul 14.00 hingga 17.15 waktu Singapura.

Seperti dimuat Strait Times, dari kawasan Asia Tenggara, sejumlah tokoh yang hadir dalam upacara pemakaman itu adalah Raja Malaysia Abdul Halim Mu'adzam Shah, Sultan Brunei Hassanal Bolkiah, Presiden Indonesia Joko Widodo, Presiden Myanmar Thein Sein, Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-o-cha.


Selain itu ada juga Perdana Menteri Kamboja Hun Sen, Perdana Menteri Vietnam Nguyen Tan Dung, Perdana Menteri Laos Thongsing Thammavong, dan Presiden Senat Filipina Franklin Drilon.

Dari kawasan Asia Timur turut hadir Presiden Korea Selatan Park Geun-hye, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, dan Wakil Presiden Tiongkok Li Yuanchao.

Bukan hanya itu, hadir juga Presiden Israel Reuven Rivlin, Perdana Menteri India Narendra Modi, Perdana Menteri Australia Tonya Abbot, Perdana Menteri Kazakhstan Karim Massimov, Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, Raja Bhutan Jigme Khesar Namgyel Wangchuk serta Ratu Jetsun Pema Wangchuk.

Hadir juga delegasi Inggris William Hague, Gubernur Jenderal Selandia  Baru Jerry Mateparae, Gubernur Jenderal Kanada David Johnston, Deputi Pertama Perdana Menteri Rusia Igor Shuvalov, mantan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton, serta mantan Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat Tom Donilon.

Selain para pimpin negara dan delegasi asing, turut hadir sejumlah tokoh dunia yang merupakan sahabat dekat Lee Kuan Yew. Dari Hong Kong hadir mantan Kepala Eksekutif Tung Chee Hwa. Dari Taiwan adalah Hau Pei-Tsun, Lien Chan, Vincent Siew dan Su Tseng-Chang.

Dari Jepang, hadir sahabat Lee yakni Hiromasa Yonekura dan Yoshihide Fujii. Dari Belanda adalah Ankie Aeyelts Averink-Winsemius dan Prof Pieter-Winsemius.

Sementara itu dari Inggris hadir Lord Powell of Bayswater dan dari Amerika Serikat hadir Henry Kissinger dan Steven J Green. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya