Berita

Ratna Listy

Blitz

Ratna Listy, Bersyukur Dimudahkan Cepat Menjanda

JUMAT, 27 MARET 2015 | 08:27 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Proses perceraian Ratna Listy dan Swastiarso Herry berjalan kilat. Kemarin, Pengadilan Agama Cibinong, Bogor, Jawa Barat, telah memutuskan keduanya resmi bercerai. Terhitung, Ratna hanya dua kali menghadiri persidangan. Perkara perceraian yang diajukan pemilik album Laras Pesisiran, Keroncong Asli dan Tergila-gila ini diputus verstek oleh Majelis Hakim atau tanpa dihadiri tergugat.

Usai sidang, Ratna mengaku dirinya lega. Ia pun sempat ter­haru dan hampir meneteskan air mata di ruang sidang.

"Setelah ketuk palu, aku terharu. Aku pada dasarnya gampang terharu. Mau nangis di ruang sidang tapi aku tahan. Aku nggak menyangka secepat ini. Allah maha baik, urusan perceraianku dimudahkan Al­lah," ujar Ratna.


Pada persidangan kedua ini, Herry kembali mangkir sidang. Alhasil, Majelis Hakim pun meminta Ratna untuk men­datangkan saksi dan bukti. Ia kemudian menunjuk adik dan sopir pribadinya untuk bersaksi ke persidangan.

"Aku diminta berikan bukti berupa surat nikah dan KTP. Lalu aku tunjuk adikku, Dewi dan sopir sebagai saksi. Dewi selalu jadi tempat curhatku, lalu sopirku mengantarku ke mana-mana, dia tahu kon­disi rumah tanggaku dan ba­gaimana suamiku. Setelah 10 menit hakim rapat, langsung diputus," ungkap Ratna.

Menurut ibu dua anak ini, Herry sebenarnya berencana menghadiri sidang. Tapi entah kenapa lelaki yang meneman­inya di ranjang sejak 7 Juli 2002 itu ingkar janji.

"Sehari sebelumnya mas Herry bilang akan datang sidang ketiga. Dia minta ng­gak diliput. Tapi menurut aku itu resiko sebagai public figure berhadapan dengan media," katanya.

Saat ini, Ratna masih menunggu respons dari Herry. Ia menanti bekas suaminya itu mau banding atau menerima keputusan pengadilan.

"Kalau dalam waktu dua minggu nggak ada banding dari mas Herry, surat cerainya akan dikeluarkan. Aku sudah lega, walau masih belum seratus persen," jelasnya.

Bila beberapa waktu Ratna masih memiliki rasa cinta, mulai kemarin ia resmi move on dari Herry.

"Tidak ada cinta lagi sedikit­pun," jawabnya.

Ia juga sama sekali tidak lagi memiliki rasa rindu terhadap sang suami.

"Sudah tidak ada rasa kangen, malah kalau bisa jangan ketemu. Aku masih ada perasaan mending mundur," jelasnya lagi.

Mulai menyandang status janda, Ratna merasa di antara percaya dan tidak percaya.

"Langsung kaget karena antara percaya atau nggak. Jadi masih kayak orang galau antara percaya atau nggak. Ya seperti halusinasi," ungkapnya.

Ratna menggugat cerai Herry pada 20 Februari 2014. Ternyata, rumah tangga mereka bermasalah sejak awal pernika­han. Tapi selama itu juga Ratna mencoba bertahan. Ia selalu menutupi masalah rumah tangga demi rasa cintanya.

"Tidak sesuai koridor. Tapi aku coba tutupi semua karena cinta. Setelah berjalannya waktu, timpang, nggak cukup hanya cinta untuk kokohnya biduk rumah tangga," tutup Ratna. ***

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya