Berita

ratusan gadis yang diculik dari sekolah di nigeria/net

Dunia

PBB : Penculikan Massal Anak-anak Jadi Strategi Baru Kelompok Militan

KAMIS, 26 MARET 2015 | 14:41 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Utusan Khusus PBB untuk anak-anak dan konflik bersenjata Leila Zerrougui memperingatkan soal kasus penculikan massal anak-anak yang belakangan makin gencar dilakukan oleh kelompok militan seperti ISIS dan Boko Haram.

Di hadapan Dewan Keamanan PBB, Zerrougui menyebut bahwa praktik penculikan saat ini telah berubah menjadi taktik yang digunakan secara sistematis untuk menekan dan meneror masyarakat.

"Penculikan massal perempuan dan anak-anak menjadi taktik perang yang digunakan secara sistematis untuk meneror, menekan dan mempermalukan seluruh masyarakat," kata Zerrougui seperti dimuat Press TV (Kamis, 26/3).


Karena itu, ia mendesak agar 15 anggota Dewan Keamanan PBB untuk memperkuat langkah demi melindungan anak-anak di dalam konflik dan menghukum kelompok-kelompok militan yang menargetkan anak-anak dengan sanksi.

Kekhawatiran itu diungkapkan di tengah laporan soal kembali adanya penculikan massal di Damasak Nigeria beberapa waktu lalu.

Sumber-sumber lokal menyebut bahwa ada sekitar 500 anak-anak berusia 11 dan lebih muda diculik oleh kelompok Boko Haram.

Tahun lalu, Boko Haram juga menculik lebih dari 200 gadis dari sekolahnya di Chibok Nigeria. Hingga saat ini, nasib mereka belum diketahui dengan pasti. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya