Berita

foto: lokasi penemuan dua jasad anak di dalam lemari pendingin/net

Dunia

Wanita Pengangguran ini Simpan Dua Jasad Anaknya di Lemari Pendingin

RABU, 25 MARET 2015 | 13:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang wanita diamankan oleh pihak kepolisian Detroit, Amerika Serikat karena menyimpan dua jasad anaknya di dalam lemari pendingin rumahnya.

Penemuan dua jasad itu terjadi setelah pengadilan setempat hendak melakukan penggusuran rumah tersebut.

Tak disangka, dalam proses penggusuran, ditemukan dua jasad anak yang masing-masing merupakan anak laki-laki 11 tahun dan anak perempuan 14 tahun. Kedua jasad itu dibungkus dalam kantong plastik yang sama.


Kepolisian setempat menyebut, wanita yang tidak disebutkan namanya itu tidak berada di rumah saat petugas polisi datang.

Wanitu itu diketahui memiliki empat orang anak. Dua di antaranya masih hidup. Keempat anaknya diketahui telah putus sekolah.

Seperti dimuat ABC News, Setelah penemuan itu, dua anak lainnya yang masih hidup, masing-masing berusia 11 dan 17 tahun, segera ditempatkan dalam perlindungan.

Tetangga wanita itu menyebut bahwa dirinya tidak pernah melihat dua anaknya yang ditemukan di dalam lemari pendingin itu sejak satu tahun terakhir.

Wanita itu sendiri telah tinggal di wilayah tersebut selama 10 tahun terakhir. Ia menganggur dan memiliki masalah keuangan sehingga menunggak sewa rumahnya.

Belum jelas bagaimana dua anaknya itu bisa berada di dalam lemari pendingin. Namun kepolisian setempat masih terus melakukan penyelidikan, termasuk soal motif di balik kejadian tersebut. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya