Berita

menko maritim-dubes korsel

Menko Maritim dan Dubes Korsel Sepakat Tingkatkan Kerjasama

SELASA, 24 MARET 2015 | 20:33 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kerjasama bidang Kemaritiman antara Indonesia dan Korea Selatan akan semakin ditingkatkan di masa yang akan datang.

Komitmen tersebut berdasarkan hasil pertemuan antara Duta Besar Korsel Taiyoung Cho dengan Menko Kemaritiman, Indroyono Soesilo di Jakarta, Selasa, (24/3).

Menko menjelaskan, kerjasama kedua negara telah berlangsung sejak tahun 1970-an dengan pembangunan kapal-kapal patroli cepat TNI-AL Kelas KRI Keris, yang dibangun galangan kapal Korea bersama-sama dengan Galangan PT-PAL Surabaya.


Juga kerjasama riset geologi laut dalam antara Korean Ocean Research Development Institute (KORDI) dengan Badan Riset Kelautan dan Perikanan (BRKP) di lautan utara Papua pada awal tahun 2000-an.

Dalam pertemuan tadi pagi juga dibahas berbagai program kerjasama kemaritiman RI-Korea yang saat ini tengah berlangsung, seperti pembangunan kapal perang Landing Platform Dock (LPD), pembangunan kapal selam untuk TNI-AL dan kerjasama antara Pukyong National University dengan Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta.

Selain itu, disepakati rintisan kerjasama kemaritiman yang lebih maju diantara kedua negara. Dalam waktu dekat, para ahli Korea dan Indonesia akan melakukan kajian tentang kemitraan strategis bidang kemaritiman dan hasilnya akan dipaparkan dalam Seminar Indonesia-Korea, Agustus 2015 yang akan datang guna dipakai para pengambil kebijakan kedua negara dalam meningkatkan kerjasama.

Saat ini ada sekitar 2200 perusahaan Korea beroperasi di Indonesia dan menyediakan lapangan kerja bagi satu juga orang. Beberapa investasi terbaru Korea yang menonjol adalah di bidang industri baja dan pengembangan empat pabrik ban di Indonesia, menggunakan produk karet alam Nusantara. [zul]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya