Berita

caroline kennedy dan michele obama/net

Dunia

Jepang Ringkus Pelaku Teror Telepon Kedutaan AS di Jepang

JUMAT, 20 MARET 2015 | 16:43 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pihak kepolisian Jepang berhasil menahan seorang pria yang menyebarkan ancaman teror terhadap Kedutaan Besar Amerika Serikat dan dubes Caroline Kennedy.

Pria berusia 52 tahun bernama Mitsuyoshi Kamiya itu ditahan di Okinawa Jepang pada Kamis (19/3). Ia diduga merupakan sosok di balik telepon berisi pesan ancaman teror kepada pihak kedutaan Amerika Serikat di Jepang awal bulan ini.

Dalam ancaman teror itu, pria tersebut mengancam akan meledakkan gedung kedutaan dan basis militer Amerika Serikat di negeri sakura. Bukan hanya itu, ia juga bahkan mengancam akan membunuh Caroline Kennedy yang tak lain adalah putri mantan presiden John F. Kennedy serta Konsul Jenderal Alfred Magleby di Okinawa.


Kamiya sendiri, seperti dimuat BBC, diketahui melakukan aksi ancaman telepon itu melalui telepon umum di Naha Okinawa.

Kamiya mengakui tuduhan yang dilauangkan padanya. Ia pun mengaku telah mengancam akan membunuh Caroline.

Namun demikian, belum ditemukan adanya korelasi antara ancaman telepon itu dengan penyerangan Duta Besar Amerika Serikat untuk Korea Selatan Mark Lippert yang terjadi awal pekan ini. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya