Berita

pertemuan dirjen amerop di eropa/dok. kemenlu

Dunia

Dirjen Amerop Bawa Agenda Pembangunan Energi Indonesia ke Eropa

JUMAT, 20 MARET 2015 | 16:19 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Direktur Jendral Kementerian Luar Negeri Indonesia yang membawahi Amerika dan Eropa (Amerop) Dian Triansyah Djani menekankan perlunya pembangkit tenaga listrik tambahan di tanah air.

Hal itu disampaikannya dalam lawatan singkat ke Eropa, tepatnya ke Jerman dan Belanda, termasuk ketika bertemu dengan Pimpinan Alstom Eropa.

Alstom sendiri merupakan sebuah perusahaan Multinational Perancis yang merupakan salah satu kontraktor atau manufaktur terbesar didunia dalam bidang transportasi dan pengembangan pembangkit tenaga Listrik.


Seperti rilis yang diterima redaksi (Jumat, 20/3), dalam pertemuan itu, Dian menyebut bahwa Indonesia saat ini selain mengutamakan perlindungan kepada warga negaranya di luar negeri juga akan terus  meningkatkan konsentrasinya pada diplomasi komersial, maritime dan parawisata.

Pertemuannya dengan Alstom di Berlin itu juga turut dihadiri oleh Presiden Alstom Polandia, Leslaw Kuzaj, Senior Vice President Alstom Eropa Andreas Lusch dari Perancis, Shuichi Yoshida, Presiden Mitsui & Co, Deutschland GMBH, Jerman. Selain itu hadir juga Duta Besar RI untuk Jerman Fauzi Bowo dan Duta Besar RI di Polandia Peter F. Gontha.

Perlu diketahui, PLN telah memetakan lokasi pembanguan pembangkit tenaga listrik di Indonesia. Pemerintah kabinet kerja Presiden Joko Widodo sendiri dalam 5 tahun kedepan merencanakan pembangunan pembangkit tenaga listrik sebesar 35.000 MW di seluruh wilayah Indonesia sebagai antisipasi terhadap pertumbuhan konsumsi Listrik sebesar 7 hingga 8 persen per tahun.

PLN mampu mengerjakan pembangunannya namun hanya sebesar 38 persen dari kebutuhan tersebut. Sementara itu sisanya akan dikerjakan oleh produsen pembangkit tenaga listrik independen.

Sementara itu Alstom sebagai salah satu perusahaan multi nasional yang cukup disegani dalam industri pembangkit tenaga Listrik, Alstom dalam waktu dekat akan melakukan melakukan peleburan dengan General Eletric (GE) dari Amerika Serikat. Alstom menyampaikan ketertarikannya untuk ikut berpartisipasi dalam pengadaan pembangkit tenaga listrik di Indonesia. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya