Berita

yahoo/net

Dunia

Yahoo Tutup Kantor di Tiongkok, Ratusan Orang Kehilangan Pekerjaan

KAMIS, 19 MARET 2015 | 13:54 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Salah satu perusahaan internet raksasa dunia, Yahoo akan menutup kantornya di Tiongkok.

Langkah itu diambil sebagai bagian dari konsolidasi Yahoo di seluruh dunia untuk memangkas anggaran.

Seorang juru bicara Yahoo menyebut bahwa ada sekitar 350 pekerjaan yang akan dipangkas dengan penutupan kantor di Tiongkok itu.


"Kami terus melakukan perubahan untuk menyelaraskan sumber daya, dan untuk mendorong kolaborasi yang lebih baik serta inovasi di bisnis kami," kata Yahoo dalam sebuah pernyataan seperti dimuat BBC (Kamis, 19/3).

Dalam beberapa tahun terakhir, Yahoo berjuang untuk mempertahankan pertumbuhan laba di tengah meningkatnya persaiangan dengan portal pencarian lainnya seperti Google.

Sebelum Yahoo, Google pada tahun 2010 telah lebih dahulu menutup kantor di Tiongkok karena berselisih dengan pemeirntah Tiongkok terkait sensor.

Awal tahun ini, perusahaan pembuat game, Zynga juga menutup kantirnya di Tiongkok dan memutus sekitar 70 pekerjaan setelah produknya gagal mendapatkan perhatian dalam kompetisi lokal. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya