Berita

Olahraga

Rekrut Duo Thailand, Electric PLN Optimistis Juara IFSL

KAMIS, 19 MARET 2015 | 09:55 WIB | LAPORAN:

Tim Futsal Electric PLN terus memperkuat diri jelang bergulirnya Indonesian Futsal Super League (IFSL), yang rencananya dimulai April 2015. Dua penggawa asal negeri Gajah Putih direkrut oleh manajemen.

Pria yang juga Kepala Divisi Umum PLN Pusat itu di Jakarta Rabu malam (18/3) mengatakan, keduanya akan dikontrak selama setahun. Namun Danny tidak menyebut secara rinci berapa besar kontrak keduanya.

Kedua pemain itu adalah kakak beradik, Ekaphong Suratsawang dan Ekkaphan Suratsawang. Kedua pemain itu melengkapi komposisi skuad untuk Indonesia Futsal Super League, yang mensyaratkan maksimal setiap tim hanya boleh diperkuat dua pemain asing. Menurut Danny kedua pemain itu tercatat sebagai penggawa timnas Futsal Thailand.


"Kami memboyong dua pemain timnas Thailand untuk memperkuat tim. Kenapa kami mengambil dari Thailand? Seperti diketahui, timnas futsal Thailand lawan yang kuat dan sulit dikalahkan. Kami berharap kedatangan mereka bisa membantu tim," jelas Danny Irawan.

Selain kedua nama itu, Tim Futsal Electric PLN juga akan diperkuat 18 pemain. Di antaranya Ardy Dwi Suwardy, yang merupakan penggawa timnas futsal Indonesia dan Denny Handoyo.

"Komposisi tim merupakan hasil gabungan antara pemain berpengalaman, muda, dan pemain luar. Harapannya dengan adanya penggabungan ini, akan ada tim yang kuat. Saya yakin dengan komposisi yang ada kami akan jadi juara," katanya.

Seperti diketahui Ekaphong dan Ekkaphan merupakan pemain kunci timnas Thailand. Mereka dua kali membawa Thailand lolos ke putaran final Piala Dunia Futsal pada 2008 dan 2012.

Mereka juga membawa Thailand juara futsal se-ASEAN pada 2007. Bahkan di Palembang keduanya menyumbang medali emas untuk cabang Futsal pada SEA Games 2011.

Kendati diperkuat duo Thailand, Danny menyadari persaingan di IFSL bakal ketat. Di IFSL yang akan dimulai 15 April, Danny menilai tim Libido Bandung, IPC Pelindo Jakarta, dan Brilian FC Jakarta akan menjadi pesaing berat. "Mereka juga sudah mempersiapkan tim jauh-jauh hari. Jadi, tidak bisa dianggap remeh," katanya.[wid]



Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya