Berita

salah satu tembakan di rumah Abdul/net

Dunia

Rumah Keluarga Muslim Dihujani 18 Tembakan di North Calorina

RABU, 18 MARET 2015 | 17:53 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebuah keluarga Muslim menjadi target penyerangan di wilayah North Calorina pada Selasa (17/3).

Rumah keluarga Muslim yang terletak di wilayah timur Mecklenburg County, di luar dari Charlotte dihujani tembakan.

Sang pemilik rumah, Abdul, meminta agar pihak kepolisian mengidentifikasi insiden yang menimpa keluarganya itu. Ia menyebut, ada 18 peluru yang ditembakkan ke rumahnya. Akibatnya, sang istri terluka akibat terkena salah satu peluru.


"Kami tidak tahu apakah itu adalah penembakan acak atau tidak," kata Abdul seperti dimuat Press TV.

Sementara itu kepolisian Charlotte-Mecklenburg menyebut pihaknya belum tahu apakah ada kejahatan rasial yang terlibat dalam kasus tersebut.

"Mengapa rumah kami yang diserang? Mengapa tidak rumah-rumah lain?" sambung Abdul.

Insiden itu terjadi satu bulan setelah tiga siswa Muslim Amerika ditembak mati di sebuah apartemen di dekat University of North Carolina di kampus Chapel Hill. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya